SEPANG, KOMPAS.com — Jorge Lorenzo mengaku masih merasa sakit akibat jatuh di Phillip Island. Sesaat setelah start di GP Australia akhir pekan lalu, pebalap Spanyol ini menabrak bagian belakang motor Nicky Hayden sehingga dia jatuh dan terlempar ke luar lintasan.
Akibat lanjutnya, mantan dua kali juara dunia kelas 250 cc ini gagal melanjutkan balapan dan peluangnya untuk menjadi juara dunia MotoGP 2009 menjadi sangat tipis. Tak hanya itu, dia mengalami luka di hidung dan tangan.
Meskipun demikian, Lorenzo tampil sangat agresif di sesi latihan GP Malaysia, Jumat (23/10). Rasa sakit tak membuatnya menyerah pada keadaan, tetapi malah membuatnya semakin terpacu untuk mengalahkan lawan-lawannya. Benar sekali, Lorenzo menjadi yang tercepat pada latihan ini.
"Hari ini saya membalap dengan sedikit lebih agresif dan saya merasa baik berada di atas motor sejak start. Karena itu, saya sangat bahagia dengan semua ini setelah apa yang terjadi akhir pekan lalu," ungkap Lorenzo, yang membutuhkan keajaiban untuk menghalangi rekan setimnya di Fiat Yamaha, Valentino Rossi, menjadi juara dunia. "Motor kami bekerja dengan baik."
"Sebenarnya, saya merasa sakit di jari akibat terluka pada hari Minggu lalu. Memang tidak terlalu buruk, tetapi cukup mengganggu ketika akan mengerem."
Lorenzo masih punya peluang untuk mengejar Rossi yang saat ini memimpin klasemen sementara. Akan tetapi, dia perlu sebuah keajaiban untuk menjadi juara dunia karena saat ini mereka terpaut 38 poin dengan kondisi balapan tersisa dua seri lagi. Artinya, Rossi minimal hanya perlu finis keempat di Sepang untuk menyegel gelar juara dunia 2009.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang