ODENSE, KOMPAS.com - Pupuslah harapan Indonesia untuk meraih gelar di nomor ganda campuran turnamen bulu tangkis Denmark Terbuka Super Series. Setelah unggulan utama Nova Widianto/Liliyana Natsir tersingkir, kini giliran unggulan kedelapan Devin Lahardi Fitriawan/Lita Nurlita, yang harus angkat kaki dari kejuaraan berhadiah 200.000 dollar AS tersebut.
Pada perebutan tiket semifinal, Jumat (23/10), Devin/Lita menyerah dua set langsung 19-21 12-21 dari pasangan tuan rumah Joachim Fischer/Christinna Pedersen. Artinya, habislah wakil Indonesia di nomor ini. Sedangkan bagi Fischer/Pedersen yang merupakan unggulan kedua, kesuksesan tersebut membuat mereka tetap memelihara peluang untuk mempertahankan gelar, dan selanjutnya akan menghadapi pasangan Polandia Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk.
Di set pertama, Devin/Lita memberikan perlawanan yang seimbang sehingga terjadi pertarungan yang ketat dan seru. Setelah tertinggal di awal pertandingan, pasangan Indonesia ini mampu mengejar dan balik unggul 14-21.
Tetapi setelah itu, perolehan poin Devin/Lita tertahan sedangkan Fischer/Pedersen bisa menambah lima poin secara beruntun untuk unggul 17-14. Kemudian, Devin/Lita bisa mengejar dan menyamakan skor menjadi 19-19. Sayang, di angka kritis ini Devin/Lita gagal meraih poin sehingga mereka menyerah 19-21.
Di set kedua, Devin/Lita tak berdaya menahan gempuran pasangan tuan rumah tersebut. Sempat mengejar untuk menyamakan skor menjadi 4-4, performa Devin/Lita tak membaik sehingga mereka semakin jauh tertinggal, apalagi setelah Fischer/Pedersen menambah enam poin beruntun untuk unggul 16-8.
Di angka tersisa, Devin/Lita berusaha memberikan perlawanan untuk membuka harapan meraih kemenangan dan memaksa rubber game. Tetapi usaha pasangan Pelatnas Cipayung ini tak menuai hasil, karena Fischer/Pedersen yang sudah berada di atas angin tak bisa dibendung untuk menang 21-12 dan lolos ke semifinal.
Ganda putri juga habis
Setali tiga uang dengan ganda campuran, nasib pemain Indonesia di sektor ganda putri pun demikian. Shendy Puspa Irawati/Meiliana Jauhari yang menjadi satu-satunya wakil Tanah Air pada nomor ini di perempat final, gagal melewati adangan pasangan Jepang Shizuka Matsuo/Mami Naito.
Dalam pertarungan selama 43 menit, Shendy/Meiliana yang merupakan unggulan ketiga menyerah 18-21 18-21 dari pasangan Jepang yang tidak diunggulkan tersebut.
Di awal pertandingan, Shendy/Meiliana tampil cukup bagus karena mampu memimpin jalannya pertandingan. Bahkan, pasangan Pelatnas ini memiliki peluang untuk menang ketika sudah unggul 18-16. Sayang, mereka gagal memanfaatkan kesempatan itu dan sebaliknya Matsuo/Naito yang melejit dengan perolehan lima poin secara beruntun untuk memenangkan set pertama.
Pada set kedua, performa Shendy/Meiliana agak menurun. Ini membuat pasangan Jepang dengan cepat melaju dan terus memimpin perolehan poin hingga akhirnya menang 21-18 dan maju ke semifinal.
Dengan kegagalan Devin/Lita serta Shendy/Meiliana, maka secara keseluruhan ada empat wakil Indonesia yang tersingkir di perempat final. Sebelumnya, tunggal putri Adriyanti Firdasari serta ganda campuran Nova/Liliyana, sudah lebih dulu menyerah dari lawan-lawannya.
Sedangkan yang bertahan dan lolos ke semifinal adalah tunggal putra Sony Dwi Kuncoro serta ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan. Harapan masih tersisa di satu wakil lagi, yakni tunggal putra Simon Santoso yang masih sedang bermain untuk memperebutkan tiket ke semifinal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang