JAKARTA, KOMPAS.com — Selama ini Buto Ijo identik dengan karakter yang jahat dan selalu merusak. Namun, di tangan Koma (19), Buto Ijo merubah menjadi sosok yang baik hati, bahkan menolong para korban gempa Sumatera.
Loh bagaimana caranya? Koma menyalurkan kemampuannya sebagai street artist untuk melukis di atas t-shirt. Kemudian t-shirt tersebut akan dilelang dan hasilnya disumbangkan kepada korban gempa Sumatera Barat. Koma melelang hasil karya di UrbanFest 2009, Pasar Seni Ancol.
"Ada empat kaus yang dilelang mulai dari Rp 50.000, semua hasilnya akan disumbangkan kepada para korban Padang," ujarnya kepada Kompas.com, saat ditemui di UrbanFest 2009, Sabtu (24/10).
Koma sengaja memilih Buto Ijo, hal tersebut dimaksudkan untuk mengenalkan tokoh-tokoh cerita rakyat kepada anak muda. Selama ini anak-anak remaja lebih mengenal karakter dari luar negeri.
"Lihat saja, lebih terkenal Doraemon daripada Buto Ijo. Setiap minggu anak-anak menontonnya Doraemon," cetus Koma.
Selain Buto Ijo, Koma juga menjadikan Gatot Kaca sebagai tokoh lukisannya. "Nama Gatot Kaca sudah familiar, makanya dipilih juga," kata dia.
Pria berkulit putih ini membutuhkan waktu dua hari untuk menyelesaikan empat buah karyanya. "Gambarnya langsung di atas kertas. Satu hari menyelesaikan dua t-shirt," ucapnya.
Meski semua hasilnya akan disumbangkan, Koma tidak merasa keberatan. Menurutnya, saat ini adalah waktu yang tepat untuk membantu para korban gempa Sumatera. "Cuma ini yang bisa dilakukan, enggak seberapa memang, tapi semoga membantulah," tukasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang