Tim Ekonomi SBY-Boediono Prioritaskan Enam Sektor

Kompas.com - 24/10/2009, 19:10 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com-Tiga hari setelah dilantik, tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu jilid II mulai menyusun program kerjanya. Untuk 100 hari kerja mendatang, pemerintah di bawah SBY-Boediono akan memprioritaskan pada enam sektor unggulan.

Yakni infrastruktur, energi ketahanan pangan, usaha kecil menengah (UKM), industri jasa serta transportasi.

Demikian disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat, saat ditemui di sela-sela rapat koordinasi jajaran menteri perekonomian, di Jakarta, Sabtu (24/10). "Kami sedang buat rancangan hasilnya. Ada enam sektor unggulan," ujarnya.

Menurutnya, presiden akan mengumumkan secara resmi roadmap pembangunan ekonomi termasuk program 100 hari kerja tim ekonomi pada awal November 2009 mendatang.  Roadmap ini disusun bersama-sama pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Sementara itu, terkait program 100 hari kerja Departemen Perindustrian mendatang, dirinya akan memprioritaskan pembuatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Ini merupakan satu dari lima KEK yang rencananya akan dibuat oleh pemerintah.

Kemudian, pihaknya juga akan membenahi sejumlah regulasi terkait infrastruktur. Seperti, mengeluarkan Perpu pembebasan lahan untuk pembuatan jalan tol. "Targetnya dalam tiga bulan Perpu-nya selesai. Ini akan dimasukkan besok di program 100 hari," ujarnya.

Sementara itu, untuk lima tahun mendatang, dirinya mematok target kenaikan omset industri pangan sebesar 100 miliar dollar AS. Dia optimistis target ini dapat tercapai jika semua regulasi mendukung dan dibenahi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau