JAKARTA, KOMPAS.com-Tiga hari setelah dilantik, tim ekonomi Kabinet Indonesia Bersatu jilid II mulai menyusun program kerjanya. Untuk 100 hari kerja mendatang, pemerintah di bawah SBY-Boediono akan memprioritaskan pada enam sektor unggulan.
Yakni infrastruktur, energi ketahanan pangan, usaha kecil menengah (UKM), industri jasa serta transportasi.
Demikian disampaikan Menteri Perindustrian MS Hidayat, saat ditemui di sela-sela rapat koordinasi jajaran menteri perekonomian, di Jakarta, Sabtu (24/10). "Kami sedang buat rancangan hasilnya. Ada enam sektor unggulan," ujarnya.
Menurutnya, presiden akan mengumumkan secara resmi roadmap pembangunan ekonomi termasuk program 100 hari kerja tim ekonomi pada awal November 2009 mendatang. Roadmap ini disusun bersama-sama pemerintah dan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.
Sementara itu, terkait program 100 hari kerja Departemen Perindustrian mendatang, dirinya akan memprioritaskan pembuatan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) di Batam. Ini merupakan satu dari lima KEK yang rencananya akan dibuat oleh pemerintah.
Kemudian, pihaknya juga akan membenahi sejumlah regulasi terkait infrastruktur. Seperti, mengeluarkan Perpu pembebasan lahan untuk pembuatan jalan tol. "Targetnya dalam tiga bulan Perpu-nya selesai. Ini akan dimasukkan besok di program 100 hari," ujarnya.
Sementara itu, untuk lima tahun mendatang, dirinya mematok target kenaikan omset industri pangan sebesar 100 miliar dollar AS. Dia optimistis target ini dapat tercapai jika semua regulasi mendukung dan dibenahi.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang