City Hambat Kemajuan Robinho

Kompas.com - 27/10/2009, 00:59 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com - Penyerang Robinho enggan bertahan di Manchester City. Ia merasa, bermain untuk City menyulitkannya meraih gelar pemain terbaik dunia. Menurutnya, cara terbaik menggapai mimpinya itu adalah bermain untuk Barcelona.

Sudah sejak beberapa waktu silam, Robinho menyatakan ingin bergabung dengan Barcelona. Selain merasa cocok dengan permainan atraktif dan ofensifnya, Robinho juga iri melihat betapa mudahnya pemain-pemain Barcelona mengangkat tiga trofi musim lalu.

Media-media Inggris dan Spanyol mendukung mimpi Robinho dengan terus memberitakan ketertarikan Barcelona kepadanya. Menurut mereka, Barcelona sedang mencari pemain pengganti Thierry Henry, yang rencananya ingin meninggalkan Camp Nou, setelah gelaran Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Sejauh ini, baik Henry maupun Barcelona belum memberikan konfirmasi mengenai pemberitaan tersebut. Namun, Robinho tak mau ambil pusing. Baginya, yang penting adalah terus mempromosikan dirinya.

"Aku sangat bahagia melihat Barcelona tertarik kepadaku. Dibanding City, bermain di Camp Nou semakin memudahkan langkah (seorang pemain) menjadi pemain terbaik dunia," ungkapnya seperti dikutip The Sun.

"Aku tidak memaksakan diri keluar dari Inggris. Aku juga tidak bermasalah dengan pelatihku (Mark Hughes)," lanjutnya.

Robinho pindah dari Real Madrid ke City pada 2008 silam dengan nilai transfer 32,5 juta poundsterling. Sebetulnya, Robinho berpeluang pindah ke klub yang lebih besar ketimbang City. Namun, ia terpaksa pindah ke City karena Madrid menolak penawaran klub lain.

Sebagai pemain bertalenta, Robinho tak hanya bermain demi uang. Karenanya, begitu City gagal menembus zona Liga Champions musim lalu, ia mengancam pergi. Niatan itu akhirnya batal karena Hughes berjanji akan membeli sejumlah pemain top untuk meningkatkan daya saing City.

City kini sudah dipadati sejumlah pemain top. Namun, itu belum membuat Robinho yakin, City bisa segera bersaing di pentas lokal dan Eropa. Meski tak bisa memaksakan kepindahan ke Barcelona, menduanya hati Robinho menunjukkan keraguannya mengenai kemampuan City meraih sukses instan. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau