Endin: Kalau Saya Terima Sepuluh Cek, Kemana 470 Lagi?

Kompas.com - 27/10/2009, 15:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Politisi Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Endin EJ Soefihara yang diperiksa sebagai tersangka untuk pertama kalinya di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (27/10), tak secara gamblang membantah tuduhan bahwa dirinya menerima suap.

Endin dituduh menerima sepuluh traveller's cheque terkait pemilihan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda Gultom pada tahun 2004 ketika duduk di bangku dewan. Endin mengatakan waktu itu PPP memutuskan untuk tidak memilih Miranda. Dirinya pun tunduk terhadap keputusan itu dan tak ada campur tangan partai lain.

"Saya sebagai anggota partai mengikuti instruksi dan tunduk serta taat pada partai. Kalau disebut menerima atau tidak silahkan disimpulkan sendiri," tuturnya usai diperiksa sekitar pukul 14.10.

Endin mengatakan ketundukannya kepada keputusan partai tak mungkin berujung pada penerimaan traveller's cheque yang dimaksud. Namun ketika ditanyakan kepastiannya, berulang kali Endin meminta publik menyimpulkan sendiri.

Tak hanya itu, Endin malah meminta jangan dirinya saja yang dipermasalahkan. "Kalau soal ini, anda musti jelaskan. Traveller's cheque itu kan beredar 480 lembar. Mustinya anda tanyakan kalau saya terima sepuluh, yang 470-nya kemana. Jangan saya aja yang ditanya," tuturnya.

Wartawan kembali meminta penegasan, jadi apakah Bapak terima traveller's cheques tersebut? "Lah, masa bolak-balik terus sih nanyanya," jawabnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau