WHO: Penanganan Risiko Kesehatan Global Cegah Kematian Dini

Kompas.com - 28/10/2009, 08:21 WIB

JENEWA, KOMPAS.com - Angka harapan hidup global dapat naik sebesar hampir lima tahun dengan melakukan penanganan secara efektif lima faktor utama yang mempengaruhi kesehatan, kata Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dalam satu laporan, Selasa (27/10).
    
Kelima faktor utama tersebut -- kekurangan berat badan pada masa kanak-kanak, seks yang tak aman, kekurangan air bersih, kebersihan dan kesehatan, dan tekanan darah tinggi -- bertanggung jawab atas seperempat dari 60 juta kematian yang diperkirakan terjadi setiap tahun, ungkap laporan berjudul "Global Health Risks" tersebut.

Laporan itu, yang menggunakan data luas dari penelitian WHO dan jurnal ilmiah lain, menggambarkan secara keseluruhan 24 faktor yang memengaruhi kesehatan. Semuanya ini merupakan campuran antara faktor lingkungan, perilaku dan psikologis, seperti polusi udara, penggunaan tembakau dan gizi buruk.

Hal yang juga menjadi perhatian dari laporan itu adalah dampak gabungan dari sekian banyak faktor risiko. Banyak kematian dan penyakit disebabkan oleh lebih dari satu faktor resiko dan mungkin dicegah dengan mengurangi setiap faktor risiko yang bertanggung jawab atas semua itu.

"Lebih dari sepertiga kematian anak global dapat disebabkan oleh sedikit faktor risiko gizi seperti kekurangan berat badan pada masa kanak-kanak, pemberian air susu ibu yang tak memadai, dan kemerosotan zat besi," kata Colin Mathers, koordinator WHO bagi kematian dan bebas penyakit, dalam laporan tersebut.

"Memahami pentingnya hubungan faktor resiko kesehatan membantu pemerintah memperkirakan kebijakan kesehatan yang akan mereka terapkan," ujar Mathers.

Menurut laporan tersebut, delapan faktor resiko saja menjadi penyebab lebih dari 75 kasus penyakit jantung, penyebab utama kematian di seluruh dunia. Semua itu adalah konsumsi alkohol, glukosa darah yang tinggi, penggunaan tembakau, tekanan darah tinggi, indeks massa tubuh yang tinggi, kolesterol tinggi, sedikit mengkonsumsi buah dan sayuran dan kurang beraktivitas.
 
Sembilan resiko prilaku dan lingkungan hidup, katanya, ditambah dengan tujuh kasus infeksi bertanggung jawab atas 45 persen kematian akibat kanker di seluruh dunia.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau