"Wanita Besi" Serbia Bebas dari Penjara

Kompas.com - 28/10/2009, 08:29 WIB

KOMPAS.com — Mantan pemimpin Serbia Bosnia, Biljana Plavsic, dibebaskan dari penjara di Swedia, Selasa (27/10), setelah menjalani dua pertiga dari 11 tahun masa hukuman karena kejahatan kemanusiaan.

Plavsic (79), yang dijuluki "Wanita Besi" selama perang Bosnia 1992-1995, meninggalkan negaranya setelah dibebaskan. Demikian kata otoritas penjara Swedia.

Pembebasan Plavsic lebih dini memicu protes di Sarajevo, ibu kota Bosnia-Herzegovina. Pembebasan itu terjadi saat pendahulunya, Radovan Karadzic, menjalani persidangan di Den Haag, Belanda. Karadzic ditangkap tahun lalu setelah lebih dari satu dekade melarikan diri.

Plavsic menggantikan Karadzic sebagai pemimpin Serbia Bosnia pada 1995. Keduanya didakwa melakukan kejahatan perang bersama mantan pemimpin parlemen Serbia Bosnia, Momcilo Krajisnik.

Plavsic mengaku bersalah terhadap satu dakwaan kejahatan melawan kemanusiaan. Tribunal Kejahatan Perang PBB di Swedia kemudian memvonis Plavsic hukuman 11 tahun penjara. Berdasarkan hukum Swedia, dia bisa dibebaskan setelah menjalani dua pertiga masa hukuman.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau