KOMPAS.com — Mantan pemimpin Serbia Bosnia, Biljana Plavsic, dibebaskan dari penjara di Swedia, Selasa (27/10), setelah menjalani dua pertiga dari 11 tahun masa hukuman karena kejahatan kemanusiaan.
Plavsic (79), yang dijuluki "Wanita Besi" selama perang Bosnia 1992-1995, meninggalkan negaranya setelah dibebaskan. Demikian kata otoritas penjara Swedia.
Pembebasan Plavsic lebih dini memicu protes di Sarajevo, ibu kota Bosnia-Herzegovina. Pembebasan itu terjadi saat pendahulunya, Radovan Karadzic, menjalani persidangan di Den Haag, Belanda. Karadzic ditangkap tahun lalu setelah lebih dari satu dekade melarikan diri.
Plavsic menggantikan Karadzic sebagai pemimpin Serbia Bosnia pada 1995. Keduanya didakwa melakukan kejahatan perang bersama mantan pemimpin parlemen Serbia Bosnia, Momcilo Krajisnik.
Plavsic mengaku bersalah terhadap satu dakwaan kejahatan melawan kemanusiaan. Tribunal Kejahatan Perang PBB di Swedia kemudian memvonis Plavsic hukuman 11 tahun penjara. Berdasarkan hukum Swedia, dia bisa dibebaskan setelah menjalani dua pertiga masa hukuman.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang