Suriah Siap Bicara dengan Israel

Kompas.com - 29/10/2009, 10:17 WIB

ZAGREB, KOMPAS.com-Presiden Suriah Bashar al-Assad mengatakan di Zagreb, Rabu, negaranya siap untuk memulai lagi pembicaraan yang ditangguhkan dengan Israel dan minta pada negara-negara Eropa untuk membantu dalam proses itu.

"Sejauh itu memprihatinkan kami di Suriah, kami memiliki dukungan nasional untuk meneruskan pembicaraan dengan Israel," kata Bashar, sebagaimana dikutip dari AFP.

"Bagaimanapun, ada persyaratan bahwa di pihak Israel kami juga memiliki orang-orang yang ingin meneruskan pembicaraan itu," ia menambahkan setelah pertemuan dengan timpalannya dari Kroasia, Stipe Mesic.

Kepala negara Suriah itu memuji upaya Turki dalam proses itu dan menekankan bahwa kehadiran "pihak ketiga" akan menjadi penting jika pembicaraan itu dimulai lagi. "Kami minta pada negara-negara Eropa untuk juga memberikan sumbangan mereka, untuk membantu Turki tapi juga kami supaya dapat memulai lagi dari mana kami telah berhenti," ia menekankan.

Turki tahun lalu memerantarai empat putaran pembicaraan tidak langsung antara dua musuh dalam waktu lama Israel dan Suriah, yang memusatkan perhatian pada masalah yang suka diperdebatkan yakni dikembalikannya Dataran Tinggi Golan, dataran tinggi strategis yang direbut oleh pasukan Israel dalam perang 1967.

Namun pembicaraan ditangguhkan ketika negara Yahudi itu melancarkan serangan terhadap penguasa Jalur Gaza gerakan Hamas pada akhir Desember.

"Pembicaraan yang ditangguhkan itu sebaiknya dimulai lagi dan Dataran Tinggi Golan dikembalikan ke bawah kedaulatan Suriah," ujar Mesic. "Keamanan Israel juga harus dijamin."

UNDOF (UN Disengagement Observer Force) untuk Dataran Tinggi Golan dibentuk pada Mei 1974 untuk mengawasi gencatan senjata pasukan Suriah dan Israel menyusul perang 1973.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau