JAKARTA, KOMPAS.com — Seiring dengan dibongkarnya gedung eks Kantor Wali Kota Jakarta Barat di Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat, listrik yang mengaliri kompleks perkantoran tersebut diputus.
Akibatnya, sekitar 1.000 mahasiswa dan dosen Sekolah Tinggi Theologia Injili Arastamar (Setia) yang masih mendiami sebagian besar gedung tersebut itu sampai Kamis (29/10) harus hidup dalam kegelapan.
Pemadaman arus listrik membuat aktivitas sehari-hari, term asuk kegiatan belajar mengajar, terganggu. Pompa air pun tidak bisa menyala sehingga kegiatan mandi, cuci, dan buang hajat terhambat. Tidak heran, ketika Kompas.com hendak menumpang buang air kecil, masuk ke kamar kecil seperti masuk terowongan gelap dan bau pesing sangat menyengat.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang