Mancini Kandidat Pengganti Pellegrini

Kompas.com - 29/10/2009, 21:47 WIB

MILAN, Kompas.com - Kekalahan memalukan yang diderita Real Madrid atas Alcorcon di leg pertama babak 32 besar Piala Raja, membuat posisi pelatih Manuel Pellegrini bak telor di ujung tanduk. Rapor merah Madrid dalam beberapa pertandingan terakhir, menjadi bumbu wacana pemecatan pelatih berdarah Chili itu, karena dinilai tak mampu menjadi entrenador klub sebesar "Los Merengues."

Berita pemecatan kemudian diikuti dengan berbagai spekulasi tentang kandidat pelatih baru Madrid. Selain mantan pelatih AS Roma Luciano Spalletti, muncul juga figur lain yang digadang-gadang mengantikan posisi Pellegrini, yakni Roberto Mancini.

Madrid saat ini sedang mempelajari rekam jejak mantan pelatih Inter Milan tersebut. Raksasa Spanyol ini berharap, Mancini dapat membangun dialog apabila Pellegrini dipecat.

Pelatih yang berasal dari negeri pizza ini, berhenti menangani Nerrazurri setelah dipecat pada 2008. Pemecatan Mancini dilatarbelakangi oleh berbagai faktor, di antaranya gagal mempersembahkan Liga Champions, relasi yang kurang harmonis dengan presiden klub, para pemain, dan tim medis, serta pernyataannya di media yang mengungkapan dirinya merasa tak nyaman di Inter.

Meskipun demikian, pengalaman menangani klub besar yang dihuni banyak pemain bintang, membuat dirinya masuk dalam kategori sebagai seorang kandidat ideal pelatih Madrid. (GL)

C15-09

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau