Rupiah Bisa Kembali ke Rp 9.400

Kompas.com - 30/10/2009, 09:27 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Nilai rupiah terus jatuh. Kurs tengah BI kemarin memperlihatkan, rupiah tergelincir 0,94 persen ke Rp 9.685 per dollar AS. Namun, para analis berkeyakinan, rupiah akan menguat lagi.

"Pekan depan, rupiah bisa kembali ke level Rp 9.400-an per dollar AS," kata Apelles Rizal T Kawengian, Kepala Divisi Pengembangan Bisnis Monex Investindo Futures.

Sebab, merujuk data Bloomberg, rupiah hingga pukul 21.25 ditransaksikan di harga Rp 9.593 per dollar AS. Jadi, menguat setelah sempat jatuh ke Rp 9.708 per dollar AS di perdagangan sesi siang.

Apelles melihat, pelemahan rupiah dalam tiga hari terakhir akibat aksi ambil untung sesaat. Selain itu, investor dilanda euforio setelah ada kabar ekonomi AS tumbuh 3,5 persen pada kuartal ketiga tahun 2009. Pertumbuhan produk domestik bruto AS ini lebih tinggi dari ekspektasi awal sebesar 3,3 persen dan secara tidak resmi mengakhiri resesi AS.

Namun, Kepala Riset Ekonomi BII Juniman menilai, isu pertumbuhan ekonomi itu belum menjadi fundamental yang kuat bagi penguatan dollar AS. "Optimisme terhadap membaiknya fundamental AS saat ini masih tanda tanya," ujarnya.

Investor masih menanti keputusan Federal Reserve (The Fed) mengenai level suku bunganya pada November nanti. Namun, melihat angka pengangguran yang masih tinggi, Juniman yakin, The Fed belum akan mengerek bunganya.

Jadi, dollar AS cuma akan menguat sesaat. "Besok kelihatannya rupiah akan menguat, tapi tipis," katanya, kemarin. Apelles meramalkan, hari ini rupiah akan bermain di kisaran Rp 9.550-Rp 9.640 per dollar AS.

Adapun Juniman menduga rupiah bergerak di koridor Rp 9.550-Rp 9.650 per dollar AS. (Irma Yani/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau