JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah sekian lama tenggelam di zona merah, saham-saham di Bursa Efek Indonesia pada awal perdagangan Jumat (30/10) pagi menari-nari di jalur hijau, mengikuti penguatan Wall Street yang dipicu membaiknya data ekonomi AS pada triwulan III.
Pukul 09.34 waktu JATS, Indeks Harga Saham Gabungan sesi pertama langsung melompat 2,14 persen atau 50,144 poin menjadi 2.394,187. Saham-saham komoditas, consumer, dan basic industry menjadi pemimpin kenaikan indeks pada awal sesi ini.
Sementara itu, indeks Kompas100 juga menguat 2,37 persen, indeks LQ45 mendulang 2,49 persen, dan Jakarta Islamic Index meningkat 2,82 persen.
Analis riset Panin Sekuritas, Purwoko Sartono, memperkirakan, aksi bargain hunting pada saham yang oversold akan mewarnai pergerakan saham hari ini. Selain itu, indeks juga bisa mendapatkan vitamin oleh data makroekonomi AS (angka PDB kuartal 3) yang juga ditunggu oleh investor global.
"Kami perkirakan indeks akan menguji level 2.368, penembusan level tersebut membawa peluang indeks mendekati kembali level 2.400. Sementara itu, untuk support berada di 2.325," ujar Purwoko Sartono.
Ia merekomendasikan saham untuk hari ini di antaranya BBRI, BMRI, BRPT, dan PGAS.
Kemarin IHSG ditutup melemah 0,48 persen pada 2.244,033 setelah sempat anjlok sekitar 5 persen pada sesi pembukaan. "Tekanan jual yang demikian besar pada sesi pagi kemarin ditenggarai merupakan efek dari forced sell hingga indeks sempat anjlok 100 poin lebih," tuturnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang