5 Hal yang Bikin Gigi Menjadi Kuning

Kompas.com - 30/10/2009, 10:51 WIB

KOMPAS.com - Pemutihan gigi saat ini menjadi salah satu prosedur paling umum dalam kosmetik gigi. Maklum, siapa sih yang mau punya gigi yang berwarna kekuningan, meskipun hal ini terjadi bukan karena kelalaian Anda? Namun, bila Anda bisa mencegah agar gigi tidak ternoda oleh bahan makanan dan minuman, untuk apa repot-repot mengikuti prosedur ini? Anda bahkan bisa melakukan pemutihan gigi sendiri di rumah. Simak caranya di bawah ini.

5 hal yang menodai gigi:
1. Kopi, teh, minuman soda berwarna gelap. Jenis minuman yang bisa menimbulkan noda pada pakaian, ternyata juga bisa menodai gigi. Sport drinks dan jus buah adalah penyebab lainnya. Bukan berarti Anda lalu tidak boleh mengonsumsi minuman tersebut (karena kopi, teh, atau jus buah tentu memberi manfaat kesehatan), hanya saja, perhatikan saat menyesap minuman tersebut. Jangan sampai terjadi kontak antara cairan minuman dengan gigi. Akan lebih baik jika Anda meminumnya dengan sedotan. Kemudian, pastikan Anda menggosok gigi usai mengonsumsi makanan dan minuman tersebut.

2. Rokok. Rokok tidak memberikan manfaat apa pun. Memberi risiko kesehatan, membuang uang, juga membuat enamel gigi menjadi kuning. Nikotin pada rokok akan meninggalkan noda kecoklatan yang sifatnya permanen.

3. Buah beri. Buah-buahan seperti blackberry, blueberry, dan cranberry, tak perlu disangsikan manfaat kesehatannya. Namun buah-buahan ini juga akan meninggalkan noda warna gelap pada gigi Anda. Sebaiknya Anda berkumur dengan banyak air, selama dan sesudah mengonsumsi buah-buahan ini. Selain itu, gosok gigi setelahnya untuk mencegah noda tertinggal. Buah lain yang juga akan membuat enamel gigi menjadi rusak adalah buah bit (umbi manis).

4. Ngemil sebelum tidur. Pulang kerja, nonton TV di kamar sambil ngemil, seperti di surga rasanya. Namun jika Anda kemudian mengantuk dan langsung jatuh tertidur sampai pagi, ini yang bahaya. Anda tak hanya berpotensi menambah berat badan, tetapi juga menyebabkan warna gigi menjadi gelap. Hal ini disebabkan produksi air liur melambat ketika kita tidur, sehingga makanan yang dikonsumsi tidak dibersihkan secara alami. Hasilnya, noda pada gigi dan meningkatnya risiko gigi berlubang.

5. Atasan putih dan perhiasan emas. Kedua hal ini memang tidak memberikan pengaruh secara langsung. Namun coba perhatikan, ketika Anda mengenakan atasan berwarna putih, atau aksesori dari emas, gigi Anda cenderung akan terlihat lebih gelap. Ganti atasan putih Anda dengan atasan berwarna krem atau gading (sehingga warnanya lebih gelap daripada warna gigi). Untuk aksesori, kenakan warna silver, atau warna lain yang berwarna terang.

Agar gigi tetap putih
Tentu Anda sudah tahu bagaimana cara menjaga kebersihan dan kesehatan gigi. Membersihkan sela-sela gigi menggunakan dental floss, menggosok gigi dengan pasta gigi yang sesuai dengan kondisi kesehatan gigi Anda, dan berkumur dengan mouthwash. Untuk melindungi gigi dari plak yang menyebabkan gigi ternoda, Anda juga bisa mengunyah permen karet yang mengandung xylitol (bebas gula). Menggunakan lipstik glossy dengan warna yang dalam juga akan mencerahkan penampilan gigi Anda. Lipstik berwarna cenderung oranye akan menonjolkan gigi yang berwarna kuning. Berikan highlight pada tulang pipi dengan bronzer keemasan untuk membuat gigi terlihat lebih putih.

Dari segi makanan, buah-buahan yang renyah seperti apel dan wortel akan mengaktifkan aliran liur di dalam mulut, dan membersihkan gigi secara natural. Snack sehat lainnya seperti seledri, jeruk, brokoli, dan keju, memberikan efek yang sama karena mereka mendorong produksi liur, yang akan menghanyutkan plak.

Strawberry juga bisa membantu memutihkan gigi, karena buah yang lezat ini merupakan bahan kunci untuk prosedur pemutihan gigi yang bisa dilakukan sendiri di rumah. Yang Anda perlukan hanya sepotong strawberry yang matang, dan 1/2 sendok teh baking soda. Remas strawberry sehingga menjadi bubur, campur dengan baking soda. Balurkan ke seluruh gigi dengan sikat gigi, dan biarkan selama 5 menit. Lakukan selama 2 kali seminggu (tidak lebih). Strawberry yang dikombinasikan dengan soda akan menjadi pengilat gigi alami, sehingga mencegah perubahan warna gigi.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau