JAKARTA, KOMPAS.com — Beredarnya transkrip rekaman pembicaraan yang diduga berisi skenario kriminalisasi terhadap KPK membuat gerah sejumlah nama yang disebut-sebut dalam transkrip tersebut. Salah satunya adalah Anggodo Widjojo, adik Direktur PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo.
Merasa transkrip tersebut tidak benar, Anggodo yang memakai kemeja kotak-kotak merah datang ke Mabes Polri sekitar pukul 10.00. Ia datang bersama pengacaranya, Bonaran Situmeang, yang memakai baju batik berwarna kuning kemerahan.
"Mau mengadukan atas transkip yang tidak benar ini. Anggodo dibilang merekayasa kriminalisasi KPK. Pak Anggodo tidak pernah melakukan kriminalisasi," kata Bonaran kepada para wartawan sebelum memasuki Kantor Bareskrim, Jumat (30/10).
Namun, ia tidak mengatakan siapa pihak yang diadukannya. Apakah KPK yang telah mengeluarkan transkrip rekaman atau media yang memublikasikannya. "Gini saja, setelah laporan ya," ujar Bonaran.
Anggodo sendiri tidak banyak berkomentar. "Nanti saja," katanya singkat saat ditanya transkrip rekaman tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang