Presiden Minta Kapolri Jelaskan Secara Gamblang

Kompas.com - 30/10/2009, 12:08 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Presiden Susilo Bambang Yudhoyono, Jumat (30/10) siang, meminta Kepala Polri Jenderal Bambang Hendarso Danuri memberikan penjelasan kepada publik secara gamblang mengenai duduk persoalan dua pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), yakni Bibit Samad Rianto dan Chandra M Hamzah.

Permintaan itu disampaikan kepada Kapolri dalam awal pengarahannya di rapat dadakan yang digelar di ruang kerja Presiden, kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta.

Pada rapat awal tersebut, media massa dipanggil untuk masuk ke ruang kerja Presiden dan mendengarkan pengarahannya. Pada dua menit kemudian, pers diminta keluar.

Rapat dadakan itu dihadiri oleh Menkopolhukam Djoko Suyanto, Menhuk dan HAM Patrialis Akbar, Kapolri, Menteri Sekretaris Negara Sudi Silalahi, Menkominfo Tifatul Sembiring, juru bicara presiden Dino Pati Djalal, dan staf khusus bidang hukum, Deni Indrayana.

Dino menyatakan bahwa Presiden dalam penjelasan kepada pers memanggil sejumlah menteri untuk mendengar laporan perkembangannya terkait dengan penahanan dua pimpinan KPK.

"Rencananya, pada sore ini pukul 15.00, Presiden akan memberikan penjelasan langsung kepada pers terkait penahanan dua pimpinan KPK tersebut," kata Dino.

Saat dicegat wartawan, baik Kapolri Bambang Hendarso Danuri, Menkopolhukam Djoko Suyanto, maupun Menhuk dan HAM Patrialis Akbar tidak ada yang mau berbicara. Mereka tergesa-gesa turun dari mobil dan langsung masuk ke kantor Presiden.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau