MEXICO CITY, KOMPAS.com — Pabrikan mobil terbesar ketiga di Jepang, Nissan Motor Co, akan memasarkan kendaraan listrik terbarunya, Leaf, ke Meksiko pada 2011. Mobil tanpa emisi itu akan dipasarkan ke Amerika Serikat dan Jepang tahun depan.
Presiden Nissan wilayah Amerika, Carlos Tavares, telah membuat kesepakatan dengan Pemerintah Mexico City untuk mempelajari potensi kemungkinan insentif finansial untuk pembelian Leaf. Selain itu, hal tersebut juga mencakup pengembangan jaringan stasiun pengisian bahan bakar listrik di ibu kota Meksiko, seperti dikutip kantor berita Dow Jones.
Pada tahap awal, sebanyak 500 unit akan dipasok untuk pemerintah dan perusahaan. Selanjutnya, mobil tersebut baru dipasarkan untuk domestik.
Pihak Nissan telah memamerkan mobil listriknya pada Agustus lalu. Namun, sampai saat ini belum informasi mengenai harga resmi per unit. Pabrikan hanya menyatakan akan menawarkan produk ini seharga sama dengan mobil Eropa yang berteknologi dan berukuran sama.
"Jika Anda seorang konsumen, maka Anda memilih membeli mobil ini bukan karena Anda pencinta lingkungan, tetapi lebih pada faktor ekonomis karena tanpa emisi," ujar Carlos.
Berapa pun harga jual Leaf nantinya, pihak Nissan mengatakan bahwa ongkos yang perlu dikeluarkan pengemudi akan jauh lebih rendah dari mobil bensin. Untuk baterai penuh terisi, waktu yang diperlukan sekitar 8 jam dengan ongkos sekitar 2 dollar AS untuk listrik, dan dengan jarak tempuh sampai 160 km.
Carlos melanjutkan, Nissan akan menambah jangkauan kerja sama lebih dari 30 kesepakatan dengan kota dan pemerintah lainnya untuk mempersiapkan kedatangan Leaf.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang