JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah berhasil mendapatkan nilai ekspor sebesar 1 miliar dollar AS ke Banglades, Kadin Indonesia berencana melirik pasar yang lebih besar lagi. Ekspor dari Indonesia antara lain kelapa sawit, batu bara, ban, mobil, gerbong kereta api, pakaian dan furniture.
"Bangladesh sangat potesial untuk bisnis, bahkan 65 persen dari ban mereka adalah hasil ekspor dari Indonesia," ungkap Duta Besar Indonesia untuk Bangladesh Zet Mirzal Zainuddin seusai menghadiri pertemuan dengan delegasi Bangladesh dan Nepal, di Menara Kadin Indonesia, Jumat (30/10).
Dia juga menyampaikan kegembiraan dan keoptimisannya akan hubungan bilateral Indonesia-Banglades yang semakin tahun semakin meningkat. Kedatangan 80 delegasi pengusaha Banglades dan Nepal dalam rangka menghadiri The 24th Trade Expo Indonesia di Jakarta, 28 Oktober sampai dengan 1 November 2009.
Kunjungan ke Kadin Indonesia khususnya Bidang UMKM & Koperasi dan Komite Bangladesh dilakukan dalam rangka menjajaki peningkatan hubungan lebih lanjut dibidang perdagangan yang menunjukan peningkatan secara signifikan. Dalam pertemuan tersebut hadir Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia Bidang UKM Sandiaga Uno didampingi oleh Ketua Komite Bangladesh Indonesia Ilhamy Elias.Hadir pula pejabat Konsul Kedutaan Bangladesh di Jakarta, Anizul Haque.
Kunjungan ditutup dengan penyerahan cinderamata berupa buku Direktori Kadin oleh Sandiaga Uno kepada Salahudin Yusuf, wakil dari Delegasi Bangladesh dan Chandra Dhakal dari Nepal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang