JAKARTA, Kompas.com - Indonesia menyisakan empat ganda di Kejuaraan Dunia Junior yang digelar di Alor Star, Kedah, Malaysia. Mereka lolos ke babak semifinal.
Dalam pertandingan perempat final, Jumat (30/10) malam, ganda campuran Angga Pratama/Della Destiara lebih dulu mencapai semifinal. Mereka menyisihkan unggulan 9/16 Nitiphon Phuangphuapet 21-17, 21-13.
Selanjutnya, Angga/Della akan memperebutkan tiket ke final melawan pasangan unggulan pertama dari China, Lu Kai/Bao Yixin.
Angga juga membukukan tempat di babak empat besar ganda putra. Berpasangan dengan Rendy Sugiarto, unggulan teratas ini menang atas unggulan 5/8 dari Jepang, Shohei Hoshino/Akira Kobayashi, dengan 21-15, 21-14.
Ganda putri Suci Rizki Andini/Tiara Rosalia Nuraidah yang sempat tertinggal 10-15 hingga 12-16 pada game pertama, berhasil mengejar dan menumbangkan unggulan kedua asal China, Bao Yixin/Luo Yu, dengan straight set 21-18, 21-19.
Suci/Tiara akan melawan unggulan 3/4 Poon Lok Yan/Tse Ying Suet dari Hongkong, untuk meraih satu tempat di babak perebutan gelar.
Pasangan terakhir yang meraih tempat di semifinal adalah unggulan 5/8 Berry Angriawan/Muhammad Ulinnuha, yang menyingkirkan unggulan kedua asal China Liu Peixuan/Lu Kai dalam pertarungan tiga game 21-17, 15-21, 21-13.
Angga/Rendy dan Berry/Ulinnuha bisa menciptakan final antar-pasangan Indonesia jika mampu mengalahkan lawan-lawan mereka di semifinal.
Angga/Rendy akan bertemu unggulan 3/4 asal Malaysia Chooi Kah Ming/Ow Yao Han yang menang 21-17, 22-20 atas Chang Kai Liang/Lin Yu Te. Sementara itu Berry/Ulinnuha berjumpa unggulan 3/4 asal Thailand, Tin D Caballes/Nitiphon Phuangpuapet.
"(Dari semuanya) yang paling berpeluang maju ke final ada di ganda putra. Saya rasa kalau besok dua pasangan bisa main maksimal, dua-duanya bisa menang," ujar pelatih ganda Pelatnas Pratama Namrih Suroto.
"Sebenarnya ganda putri juga besar peluangnya, yang agak berat di ganda campuran," tambahnya.
Adapun langkah dua tunggal putri yang lolos ke perempat final, Siti Anida Lestari Qoryatin dan Anna Rovita, semuanya terhenti. Siti Anida dikalahkan unggulan teratas dari China Chen Xiaojia 8-21, 12-21, sedang Anna tumbang di tangan pemain Thailand Ratchanok Intanon 9-21, 11-21.
Sementara itu, pemain tunggal putra semuanya sudah tersingkir sebelum mencapai perempat final.
Mengenai hasil yang diraih pemain tunggal, pelatih Pelatnas Pratama Rony Agustinus mengatakan, masalah mental menjadi problem utama. Pasalnya, secara teknik mereka tidak ketinggalan dari pemain lain.
"Kita perlu mental tanding yang kuat, karena fisik dan teknik tidak terlalu ketinggalan dari pemain lain," kata Rony.
Menurutnya, mental para pemain masih kalah terutama dalam menahan rasa lelah. "Tetapi anak-anak sudah berusaha maksimal," tambahnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang