Nitya/Greysia Anti-klimaks, Gagal ke Final

Kompas.com - 01/11/2009, 00:16 WIB

PARIS, Kompas.com - Ganda putri Nitya Krishinda Maheswari/Greysia Polii gagal maju ke partai puncak Perancis Terbuka Super Series. Di semifinal, Sabtu (31/10), di Stadium Pierre de Coubertin, unggulan kedelapan ini menyerah dua set langsung, 4-21, 18-21, dari unggulan kelima asal China, Ma Jin/Wang Xiaoli.

Hasil ini tampaknya menjadi anti-klimaks penampilan pasangan Pelatnas Cipayung tersebut, setelah di dua pertandingan sebelumnya untuk mencapai semifinal, mereka melewati pertarungan sangat berat. Setelah bermain 1 jam 25 menit untuk menyingkirkan pasangan Jepang Miyuki Maeda/Satoko Suetsuna, Nitya/Greysia juga kembali harus bermain 1 jam 16 untuk mengalahkan ganda Denmark, Lena Frier Kristiansen/Kamilla Rytter Juhl, di perempat final.

Kekalahan dalam waktu singkat dan dengan skor mencolok ini juga merupakan konsekuensi dari kondisi fisik Greysia yang tidak bugar. Sepanjang pertandingan, pemain berusia 22 tahun ini tak bisa tampil maksimal karena terlihat mengalami gangguan pada lutut kanannya.

Karena itu, motor permainan hanya tertumpu kepada Nitya yang lebih banyak beroperasi di sektor belakang. Hampir sepanjang pertandingan Greysia bermain di depan net.

Kegagalan Nitya/Greysia membuat Indonesia hanya menempatkan empat wakil di final. Selain all-Indonesian final di sektor ganda campuran yang mempertemukan Nova Widianto/Liliyana Natsir vs Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa, juga ganda putra Markis Kido/Hendra Setiawan, serta tunggal putra Taufik Hidayat.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau