MILAN, KOMPAS.com — Marco Borriello bermain begitu impresif dengan mencetak dua gol, membawa AC Milan mengalahkan AC Parma 2-0 dalam lanjutan Serie-A, Sabtu atau Minggu (1/11) dini hari WIB. Kemenangan ini membuat mereka meroket di posisi keempat sekaligus menggeser Parma.
"I Rossoneri" kini bertengger di urutan ke-4 dengan nilai 19, hanya tertinggal 6 poin dari pimpinan klasemen sementara, Inter Milan. Sedangkan Parma harus rela turun ke urutan ke-5.
AC Milan berusaha kembali ke jalur kemenangan seusai diredam Napoli 2-2 pada pertengahan pekan lalu. Maka, "I Rossoneri" mencoba tampil menyerang saat menjamu "I Gialloblu".
Dalam tempo singkat, hasil manis pun berbuah. Mario Borriello menciptakan gol pada menit ke-12. Gol tercipta dari serangan balik yang diaktori Ronaldinho. Setelah mampu mengecoh barisan pertahanan Parma, dia memberikan umpan terobosan kepada Boriello. Tanpa membuang waktu, Boriello melepaskan tendangan keras yang tak mampu diantisipasi kiper Parma, Antonio Mirante.
Unggul sementara, semangat Milan berlapis. Mereka terus berusaha merusak pertahanan tamunya. Namun, beberapa serangan yang dibangun berhasil digagalkan pasukan Francesco Guidolin.
Sebaliknya, Parma berusaha membangun serangan dengan memaksimalkan setiap peluang. Alhasil, pada menit ke-23, Blerim Dzemaili hampir menciptakan gol balasan. Beruntung Dida sigap memotong tendangannya.
Milan masih terus berusaha menekan. Pada menit ke-31, Pato hampir menggandakan keunggulan. Sayang, tandukannya setelah memanfaatkan umpan Massimo Oddo masih melebar di sebelah kanan gawang Mirante. Dua menit kemudian, Parma menyelipkan peluang melalui Daniele Gallopa. Tendangan yang dilepaskan Galloppa masih bisa diamankan Dida.
Milan kemudian mendapat sejumlah peluang. Pada menit ke-38, misalnya, Oddo melakukan penetrasi di sektor kanan yang kemudian melepaskan umpan ke kotak penalti. Pato yang bersiap menyambut bola harus digagalkan pemain bertahan Parma. Tidak berapa lama kemudian, lewat aksi serangan balik, Ronaldindo melepaskan umpan kepada Pato yang dalam keadaan tidak terkawal. Sayangnya, bola lebih dulu dicuri oleh pemain belakang Parma. Hingga turun minum, Milan masih unggul.
Pada babak kedua, Parma mengubah pemainannya. Mereka tampil lebih percaya diri untuk merusak pertahanan Milan. Alhasil, mereka menyelipkan beberapa peluang mematikan. Dalam tempo singkat, serangan yang diaktori Valeri Bojinov hampir mengancam gawang Dida. Namun, umpan silang Bojinov masih bisa digagalkan Silva.
Pada menit ke-49, Parma kembali mengancam berkat tendangan Gallopa. Dalam keadaan tidak terkawal, Galoppa melepaskan tendangan keras dari luar kotak penalti. Beruntung Dida masih tampil prima dengan menjinakkan bola.
Sementara itu, Milan harus kehilangan Antonini karena mengalami cedera. Pelatih Milan Leonardo memasukkan Gianluca Zambrotta pada menit ke-52.
Enam menit kemudian, Clarence Seedorf hampir menggetarkan gawang Parma. Peluang bermula saat Seedorf mendapat umpan dari Andrea Pirlo. Setelah berhasil melewati dua pemain, Seedorf melepaskan tendangan keras. Sial, tendangannya masih bisa diblok Mirante.
Milan masih terus berusaha memeperbesar kemenangan. Namun, beberapa kali serangan yang dibangun dari sektor kanan masih mudah diantisipasi barisan pertahanan Parma. Pada menit ke-60, misalnya, Pato melakukan tusukan hingga ke jantung pertahanan Parma. Namun, ketika ingin melepaskan umpan, pemain bertahan Parma dengan sigap menyapunya.
Meskipun demikian, Parma tak putus-putusnya memberikan perlawanan. Pada menit ke-70, gawang Dida hampir bergetar lewat aksi Alberto Paloschi. Peluang bermula saat Poloschi berhasil lepas dari perangkap offside. Dia melepaskan tendangan keras. Sayang, tendangannya masih melayang di atas gawang. Tak lama kemudian, Lanzafama juga mengancam gawang Milan. Namun, tendangannya berhasil diredam Dida.
Milan pun langsung membalasnya lewat aksi Ronaldinho pada menit ke-74. Sepakan keras Dinho mengarah ke gawang, tapi bisa diblok bek Parma. Pada menit ke-82, Milan memperoleh peluang emas saat Pato mendapat umpan terukur dari Dinho. Pato pun meneruskan umpan kepada Boriello di bibir gawang. Sayang, Mirante lebih cepat memotong bola.
Jelang laga usai, Milan terus menggempur. Kesempatan emas terjadi pada menit ke-85. Umpan silang Borriello ditanduk Thiago Silva yang maju ke depan. Namun, bola keras itu hanya membentur tiang.
Di masa injury time, Borriello kembali menciptakan gol melalui tendangan pertama dengan cara salto. Dia memanfaatkan umpan Ronaldinho. Pelatih Milan Leonardo pun bisa tersenyum setelah timnya menang 2-0.
Susunan pemain:
AC Milan: Dida, Kaladze, Thiaguinho, Antonini (Zambrotta 52), Oddo, Gattuso (Ambrosini 75), Pirlo, Borriello, Seedorf (Flamini 81), Ronaldinho, Pato
AC Parma: Mirante, Dellafiore, Panucci, Lucarelli, Zaccardo, Dzemaili (Amoruso 61), Lunardini, Galloppa (Budel 76), Morrone, Bojinov (Lanzafarme 70), Paloschi
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang