JAKARTA, KOMPAS.com — Pengamanan Markas Ksatrian Brimob, Kelapa Dua, Depok, tempat ditahannya Bibit Samad Rianto dan Chandra Hamzah, diperketat, Minggu (1/11).
Puluhan wartawan, baik cetak maupun elektronik, yang sudah sejak pagi menunggu di depan Markas Brimob tidak diperkenankan masuk untuk meliput penahanan dua pimpinan KPK nonaktif tersebut.
Personel Brimob yang berjaga langsung menolak setiap kedatangan wartawan yang hendak masuk. "Maaf Mas, saya hanya menjalankan prosedur," kata salah satu polisi yang berjaga.
Hingga saat ini pihak kuasa hukum ataupun keluarga dari Bibit dan Chandra juga belum terlihat mendatangi markas yang terletak di Jalan Raya Akses UI, Kelapa Dua, Depok, ini.
Seperti diberitakan, Jumat, Bibit dan Chandra dipindahkan dari tahanan Bareskrim Mabes Polri ke tahanan Markas Brimob. Keduanya dibawa dengan menggunakan mobil tahanan dan mendapat pengawalan polisi.
Pantauan di Markas Brimob, saat ini tengah berlangsung sejumlah acara dalam rangka menyambut hari ulang tahun ke-64 Brimob yang jatuh pada 14 November, seperti pengobatan gratis dan bazar kebutuhan bahan pokok. Juga terlihat sejumlah personel Brimob sedang mengikuti latihan dan apel pagi di halaman utama Markas Brimob tersebut.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang