Tai Chi Bantu Cegah Nyeri Lutut

Kompas.com - 02/11/2009, 07:43 WIB

KOMPAS.com - Sering merasakan nyeri di bagian lutut? Latihan Tai Chi saja secara rutin, terutama bagi orang-orang lanjut usia. Menurut hasil studi terbaru, latihan Tai Chi bisa membantu mengurangi rasa nyeri di lutut.

”Tai Chi yang menggunakan pendekatan tubuh dan pikiran ternyata bisa menjadi alternatif bagi orang tua yang kerap nyeri lutut,” kata Dr Chenchen Wang, salah seorang peneliti dalam studi yang dipublikasikan dalam jurnal Arthritis Care & Research, edisi November.

Khusus di AS diperkirakan ada 4,3 juta orang dewasa berusia lebih dari 60 tahun yang mengalami nyeri lutut. Tim peneliti Wang dan rekan-rekannya dari Tufts University School of Medicine meneliti 40 pasien berusia sekitar 65 tahun yang didiagnosis menderita pengapuran sendi lutut (knee osteoarthritis).

Kelompok pasien pertama diminta berlatih Tai Chi satu jam sebanyak dua kali satu pekan. Latihan ini dilakukan selama tiga bulan. Adapun kelompok kedua diminta latihan 60 menit setiap pekan selama tiga bulan.

Hasilnya, kelompok pertama mengaku rasa sakit jauh berkurang. Bahkan secara umum pasien merasa lebih sehat dan tingkat depresi menurun. (LUK)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau