Bengkulu Anggarkan Rp 40 Miliar untuk Pendidikan Gratis

Kompas.com - 02/11/2009, 15:13 WIB

BENGKULU, KOMPAS.com - Pemerintah Kota Bengkulu menganggarkan dana pendidikan sebesar Rp 40 miliar pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2010, yang akan diprioritaskan untuk melaksanakan program pendidikan gratis.

Menurut Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Bengkulu Edi Hermansyah, Senin (1/11), anggaran tersebut mencapai 30 persen dari APBD Kota Bengkulu 2010 yang senilai Rp 151 miliar. "Dana ini akan diprioritaskan untuk merealisasikan program pendidikan gratis dan penurunan angka putus sekolah," ujar Edi.

Anggaran itu diharapkan dapat terealisasi sehingga mutu pendidikan semakin baik dan seluruh lapisan masyarakat menikmati sekolah gratis. Edi mengatakan, dana yang diusulkan ke DPRD Kota Bengkulu untuk pendidikan cukup besar untuk menjalankan program sekolah gratis yang telah dicanangkan oleh pemerintah.

Anggaran itu, lanjut Edi, akan dimanfaatkan mulai dari tingkat Sekolah Dasar hingga Sekolah Menengah Atas/Kejuruan. "Ini untuk meringankan beban orang tua pelajar yang tersebar di delapan kecamatan, sehingga anak-anak mereka dapat bersekolah sesuai dengan program pemerintah," ujarnya.

Menurutnya, anggaran pendidikan di Bengkulu telah menjadi prioritas untuk mendorong masyarakat terus bersekolah. Pemko telah membuat program tiga pilar yakni pendidikan gratis, biaya kesehatan murah, serta pertumbuhan perekonomian berbasis kerakyatan. Dengan bantuan dana operasional sekolah, diharapkan tidak ada lagi pungutan khususnya saat penerimaan siswa baru.

"Selama ini pungutan sudah menjadi polemik, jadi diharapkan tahun depan tidak ada lagi pungutan saat penerimaan siswa baru," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau