Djaduk-Butet Pentaskan Buaya Gendong Cicak

Kompas.com - 02/11/2009, 20:06 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Kakak beradik Djaduk Ferianto dan Butet Kertaradjasa akan menghangatkan pelataran Bentara Budaya Jakarta, Jl Palmerah Selatan 17 Jakarta, Kamis (5/11), mulai pukul 19.30, dengan musik dan parodi sosialnya. Tampil bersama Orkes Sinten Remen pertunjukan mereka berjudul  “Buaya Kroncong Gendong Cicak”, yang akan dibawakan dengan jenaka. Butet yang dikenal luas di panggung teater, menyiapkan monolog khusus untuk kesempatan tersebut.

Orkes Sinten Remen, kelompok seni asal Yogyakarta  yang berdiri tahun 1997 ini, ingin menyegarkan musik kroncong dengan memasukkan berbagai unsur musik seperti jazz, blues, rock, reggae, sampai dangdut.  Mereka memang tidak ingin terkurung di dalam lagu-lagu kroncong konvensional, meski ragam instrumennya mirip orkes kroncong. Di panggung penampilan mereka terkadang teatrikal lewat ulah belasan awak dengan menyodorkan tema yang tengah hangat, musik terdengar sangat dinamis. Dengan cara itu mereka menyegarkan musik maupun suasana pertunjukan musik.

Nama grup ini tidak pakai embel-embel “keroncong” karena memang tidak ingin membatasi diri di dalam satu gaya saja. Penggarapan dan aransemen cenderung bebas, bergerak ke mana saja yang diinginkan. Mereka tidak ingin musik keroncong “berjalan di tempat” dan karena itu menggunakan berbagai masukan dari gaya musik lain termasuk berbagai beat yang sedang digemari sehingga bisa diterima segala kalangan dan segala usia.

Kelompok seni ini sering disebut urakan, kenthir atau gila karena kenakalan musikal dan belakangan juga kenakalan di panggung. Mereka sering mengusung berbagai tema sosial yang tengah menggejala, menjadi perbincangan hangat, atau kontroversial. Dengan cara itu mereka menyegarkan musik maupun suasana pertunjukan musik.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau