JAKARTA, KOMPAS.com — Setelah Suzuki Grand Vitara dan APV, PT Suzuki Indomobil Motor (SIM) telah mengekspor perdana Swift ke Thailand pertengahan Oktober lalu. Sebanyak dua unit sedan hatchback rakitan Indonesia tersebut dikirim secara utuh (CBU). Bahkan, rencananya Swift tersebut akan dipamerkan pada acara "Bangkok Motor Show 2010" yang digelar 1 hingga 13 Desember 2009 mendatang.
Direktur Penjualan PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) Rudjojo Nirjana mengatakan, dua unit perdana Swift tersebut akan dipelajari lebih lanjut oleh Suzuki Thailand. Pembelajaran memakan waktu sekitar dua hingga tiga bulan ke depan.
"Kalau berlanjut, kami harap Januari sudah bisa mengekspor sesuai permintaan pasar di Thailand. Potensinya ada, di samping pasar double-cab (kabin ganda), hatchback lumayan bagus di sana. Tapi kita masih belum bisa menentukan berapa jumlahnya," ujar pria yang lebih akrab dipanggil Joy kepada Kompas.com, Senin (2/11).
Varian Swift yang diekspor ke Negeri Gajah Putih tersebut, terang Joy, berbeda dengan yang dipasarkan di pasar domestik Indonesia. Swift ekspor akan menampilkan semua fitur canggih, seperti dual aribags, anti-brake lock system (ABS), electronic brake distribution (EBD), dan steering wheel audio switch.
"Yang pasti kita juga akan memanfaatkan perjanjian kerja sama antarnegara di ASEAN sehingga akan dibebani pajak 5 persen saja," papar Joy.
Mengacu data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) per September, penjualan hatchback Suzuki ini tercatat sebanyak 2.734 unit.
Johannes Saragih, Marketing Export Department Head Suzuki, menambahkan, kinerja ekspor ke Thailand memang menurun cukup tajam hingga triwulan pertama tahun ini. Namun, pada November permintaan ekspor kembali berjalan.
"Selama ini kita hanya mengandalkan APV pick-up di Thailand, tapi selama krisis menurun hingga 70 persen. Bulan ini kita mulai ekspor 260 unit lagi ke sana (Thailand)," papar Johannes.
Sekadar informasi, selama ini SIM hanya mengandalkan produk multi purpose vehicle (MPV) miliknya, APV untuk diekspor ke 83 negara di dunia. Artinya, akan ada pelebaran jenis produk yang menjadi penopang ekspor Suzuki tahun depan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang