JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa mengatakan, pemerintah telah menunjuk PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) sebagai wakil dalam divestasi 14 persen saham PT Newmont Nusa Tenggara.
Hatta menyampaikan hal ini, di Jakarta, Selasa (3/11). Menurutnya, permasalahan Newmont adalah di bawah wewenang Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM). "Itu kan sudah di-handle menteri ESDM, pemerintah daerah, dan pemerintah pusat, dalam hal ini Antam," ujarnya.
Hatta melanjutkan, pihaknya akan mengakomodasi semua keperluan terkait Newmont tersebut. Namun, dia menegaskan, pemerintah tidak akan ikut campur dalam pembicaraan menyangkut bisnis.
"Prinsipnya kita akomodasi semua, business to business-nya tentu pemerintah tidak terlalu ikut campur dalam hal itu. Itu Menteri ESDM yang mengatur," tuturnya. Adapun untuk pembagian porsi saham antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, Hatta mengungkapkan, pihaknya juga tidak akan mencampuri urusan bisnis yang ada di dalamnya.
"Kalau soal bisnis mereka bicara sendiri. Intinya pemerintah daerah dan pusat yang diwakili Antam, pemda kan tidak berbisnis. Tentu untuk membentuk semacam perencanaan, saya tidak terlalu ikut campur," tandasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang