Den Haag, KOMPAS.com - Radovan Karadzic untuk pertama kalinya, Selasa (3/11) menghadiri sidang di pengadilan kejahatan perang internasional yang dimulai pekan lalu. Mantan pemimpin Serbia Bosnia yang dituduh menjadi dalang pembantaian etnis dalam perang Bosnia pada 1992-1995 ini telah memboikot 3 kali memboikot persidangan pertamanya.
Dalam keterangannya, Karadzic menekankan pembelaannya tidak hadir dalam persidangan pertama. Menurutnya, itu karena ia memerlukan waktu untuk mempersiapkan diri.
"Saya tidak ingin memboikot persidangan ini tetapi saya tidak ingin mengikuti persidangan yang dari awal terlihat buruk karena hak dasar saya telah dilanggar," ujar Karadzic.
Karadzic dihadapkan dengan 2 perkara pembantaian etnis dan 9 perkara lain yang berkaitan dengan kejahatan kemanusiaan serta kejahatan perang. Karadzic selama ini menolak untuk mengajukan banding dengan menekankan bahwa ia tidak bersalah atas seluruh tuduhan yang diarahkan ke dirinya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang