Rupiah Mencapai Titik Keseimbangan Rp 9.500

Kompas.com - 04/11/2009, 07:36 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Setelah menguat 0,67 persen, kemarin, kurs tengah rupiah versi Bank Indonesia (BI) kembali ke harga akhir pekan lalu (30/10), yakni Rp 9.545 per dollar AS. Pun demikian, para analis masih pesimistis rupiah akan melanjutkan penguatannya. Sebaliknya, rupiah pekan ini masih rentan terhadap isu negatif dari kawasan regional.

Pasar juga mengantisipasi, bank sentral Amerika Serikat (AS) alias The Fed belum akan menaikkan suku bunganya. Begitu pula, Bank Indonesia. "The Fed dan BI agak riskan jika menaikan suku bunga saat ini. Mereka harus memperhatikan kondisi fundamental negara juga kondisi sektor riil," ujar pengamat pasar uang Rosady T. A. Montol.

Bahkan, Kepala Tresuri BCA Branko Windoe, pasar akan lebih memperhatikan isu regional ketimbang BI Rate. Ia menduga, investor akan merealisasikan keuntungan dari obligasi dan saham yang harganya telah naik kencang sejak April lalu. "Bisa jadi, kisaran Rp 9.500 per dollar AS berlaku hingga akhir tahun ini," ramalnya.

Rosady juga sependapat, rupiah akan bergerak stabil di kisaran Rp 9.500 per dollar AS selama sepekan ini. "Bisa dibilang, ini sebagai titik keseimbangan rupiah yang baru. Pasar dan BI akan menjaga level ini agar tidak turun atau naik terlalu jauh," tuturnya.

Ia menambahkan, rupiah memerlukan momentum positif dari kawasan regional plus stimulus di dalam negeri untuk bisa kembali ke kisaran Rp 9.400 per dollar AS.

Rosady dan Branko sepakat, rupiah masih rentan koreksi. Hari ini, Rosady meramal, rupiah akan bergerak di kisaran Rp 9.525 sampai Rp 9.625 per dollar AS. Adapun Branko menduga rupiah akan bergerak antara Rp 9.550-Rp 9.650 per dollar AS.  (Irma Yani/Kontan)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau