Segera Hadir, Obat Penyakit Lupus

Kompas.com - 04/11/2009, 13:29 WIB

KOMPAS.com - Harapan pasien penyakit lupus akan hadirnya obat yang bisa memberi kesembuhan tampaknya akan terjawab. Sejenis obat hasil kerjasama Human Genome Science dan GlaxoSmithKline dinyatakan lolos dari uji klinis kedua dan berpotensi menjadi obat pertama lupus dalam satu dekade terakhir.

Dari hasil uji klinis yang dilakukan terhadap pasien, diketahui obat yang sementara disebut Benlysta tersebut mampu menekan sistem imun yang menyerang organ tubuh pasien penyakit lupus.

Penyakit lupus adalah penyakit sistem daya tahan, atau penyakit autoimun, artinya tubuh pasien lupus membentuk antibodi yang salah arah, merusak organ tubuh sendiri, seperti ginjal, hati, sendi, sel darah merah, leukosit, atau trombosit. Antibodi seharusnya berfungsi untuk melawan bakteri ataupun virus yang masuk ke dalam tubuh.

"Hasil uji klinis menunjukkan Benlysta sebagai obat yang potensial untuk menjadi obat pertama yang mampu menyembuhkan pasien penyakit sistemik lupus. Ini akan jadi yang pertama setelah beberapa dekade," kata Thomas Watkins, Presiden Human Genome.

Dalam proyek uji klinis Bliss-76 para peneliti melibatkan 865 pasien lupus. Selama 52 minggu para pasien diminta mengonsumsi 10 miligram Benlysta ditambah terapi steorid.  Hasilnya, 43 persen pasien menunjukkan tingkat kesembuhan yang baik bila dibandingkan dengan 33 persen dari kelompok pasien yang mendapat plasebo.

Hasil uji klinis yang dilakukan terhadap 860 pasien di Asia, Amerika Selatan, dan Eropa Timur juga menunjukkan hasil yang serupa. Menurut rencana para peneliti akan mendaftarkan obat ini ke lembaga Food and Drug Administration untuk mendapat persetujuan dan bisa diedarkan di tahun 2010.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau