NEW YORK, KOMPAS.com - "Rally" di Wall Street terlihat memudar pada Rabu (4/11) waktu setempat, karena investor memberikan reaksi tertahan atas keputusan Federal Reserve mempertahankan stimulus ekonomi sekarang dengan tingkat suku bunga rendah dan ekstra likuiditas.
Dow Jones Industrial Average diperdagangkan naik 35,35 poin (0,32 persen) menjadi 9.803,19 pada bel penutupan, membalikkan keuntungan lebih dari 100 poin pada awal perdagangan.
Indeks komposit Nasdaq berbalik lebih rendah, kehilangan 2,49 poin (0,12 persen) menjadi 2.054,83 sementara pasar lebih luas indeks Standard & Poor’s 500 naik tipis 1,03 poin (0,10 persen) ke awal penutupan 1.046,44.
Pasar dibuka naik mengantisipasi pengumuman Fed dan kemudian terlihat berombak setelah bank sentral tidak memberikan kejutan dalam pandangan atau kebijakan moneter.
Para pembuat kebijakan Komite Pasar Terbuka Federal (FOMC), dipimpin oleh Ketua Fed Ben Bernanke, mengatakan setelah pertemuan dua hari bahwa "meskipun kegiatan ekonomi kemungkinan akan tetap lemah untuk sementara waktu," langkah-langkah kebijakan akan mendukung pemulihan ekonomi.
Komite mempertahankan suku bunga federal fund (fed fund) pada nol hingga 0,25 persen dan berkata pihaknya memperkirakan "suku bunga federal fund luar biasa rendah untuk periode diperpanjang."
Kabar baiknya adalah Fed tidak akan menaikkan suku bunga dalam waktu dekat, tetapi berita buruknya adalah bahwa perekonomian masih terlalu lemah untuk memungkinkan bahkan sedikit kenaikan suku bunga, kata Boris Schlossberg dari Global Forex Trading. "Jelas, lingkungan tenaga kerja AS yang suram terus membatasi otoritas moneter AS untuk mengambil tindakan agresif lagi," katanya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang