BRUSSELS, Kompas.com - Petenis Belgia, Yanina Wickmayer dijatuhi hukuman skorsing satu tahun oleh pengadilan anti-doping Belgia karena mangkir dalam pemeriksaan..
Menurut jurubicara pengadilan, Koen Uman, keputusan ini berlaku sejak diputuskan. Artinya, Wickmayer harus menarik diri dari turnamen Commonwealth Bank Tournament of Champions di Bali.
Pengadilan juga menjatuhkan hukuman kepada petenis Belgia lainnya, Xavier Malisse karena tidak menjalani tes doping. Wickmayer sendiri telah menyangkal melakukan kesalahan dan akan mengajukan banding ke pengadilan arbitrase olah raga.
Keputusan ini cukup mengejutkan. Sebelumnya, jaksa penuntut hanya meminta Wickmayer diberikan peringatan atas kesalahannya mangkir sebanyak tiga kali dalam pemeriksaan doping dalam 18 bulan.
Wickmayer merupakan petenis peringkat 18 dunia. Tahun ini merupakan tahun keberuntungan buat petenis Belgia ini. Ia lolos ke babak semifinal turnamen grand slam AS Terbuka sebelum disingkirkan petenis Denmark, Caroline Wozniacki. Pada Mei lalu, Wickmayer menjuarai turnamen WTA di Estoril pada Mei serta Linz pada bulan lalu.
Saat ini Wickmayer tengah mengikuti turnamen tutup tahun Commonwealth Bank Tournament of Champions di Bali. Ia mengalahkan petenis Jepang, Kimko Date-Krumm di babak pertama dan diunggulka lolos ke semifinal.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang