Diskors Satu Tahun, Wickmayer Harus Tinggalkan Bali

Kompas.com - 06/11/2009, 10:06 WIB

BRUSSELS, Kompas.com - Petenis Belgia, Yanina Wickmayer dijatuhi hukuman skorsing satu tahun oleh pengadilan anti-doping Belgia karena mangkir dalam pemeriksaan..

Menurut jurubicara pengadilan, Koen Uman, keputusan ini berlaku sejak diputuskan. Artinya, Wickmayer harus menarik diri dari turnamen Commonwealth Bank Tournament of Champions di Bali.

Pengadilan juga menjatuhkan hukuman kepada petenis Belgia lainnya, Xavier Malisse  karena tidak menjalani tes doping. Wickmayer sendiri telah menyangkal melakukan kesalahan dan akan mengajukan banding ke pengadilan arbitrase olah raga.

Keputusan ini cukup mengejutkan. Sebelumnya, jaksa penuntut hanya meminta Wickmayer diberikan peringatan atas kesalahannya mangkir sebanyak tiga kali dalam pemeriksaan doping dalam 18 bulan.

Wickmayer merupakan petenis peringkat 18 dunia. Tahun ini merupakan tahun keberuntungan buat petenis Belgia ini. Ia lolos ke babak semifinal turnamen grand slam AS Terbuka sebelum disingkirkan petenis Denmark, Caroline Wozniacki. Pada Mei lalu, Wickmayer menjuarai turnamen WTA di Estoril pada Mei serta  Linz pada bulan lalu.

Saat ini Wickmayer tengah mengikuti turnamen tutup tahun  Commonwealth Bank Tournament of Champions di Bali. Ia mengalahkan petenis Jepang, Kimko Date-Krumm di babak pertama dan diunggulka lolos ke semifinal.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau