Integrasi UN dan SNMPTN? Nanti Dulu...

Kompas.com - 06/11/2009, 21:24 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Wacana tersebut dikemukakan oleh Ketua Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) Haris Supratno di sela-sela paparan program 100 hari kerja Departemen Pendidikan Nasional di Jakarta, Jumat (6/11), oleh Menteri Pendidikan Nasional Mohammad Nuh.

Pada Jumat (30/10), kata Haris mengatakan bahwa para perwakilan perguruan tinggi berkumpul di Denpasar, Bali, untuk membahas wacana integrasi UN-SNMPTN. Hadir dalam pertemuan itu, enam perwakilan dari Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Airlangga (Unair), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Mataram (Unram), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), dan Universitas Negeri Jakarta (UNJ).

Haris menuturkan, dari pertemuan itu disepakati, para dosen dan pakar pendidikan perguruan tinggi bisa mempertimbangkan terintegrasinya UN dan SNMPTN dengan syarat, kredibilitas UN telah dapat dipertanggungjawabkan.

Namun untuk mencapai hal itu, Haris mengatakan bahwa perguruan tinggi akan terlibat ke dalam UN secara fungsional. Pada UN sebelumnya, keterlibatan mereka masih bersifat kerja sama dengan pihak penyelenggara atau panitia UN, yaitu Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP).

"Kali ini kita akan terlibat pada semua proses UN mulai dari penyusunan, pelaksanaan, dan evaluasinya. Ini integrasi bertahap, tidak bisa langsung jadi sehingga terus kita perbaiki tahap demi tahap sampai benar-benar kita anggap kredibel," tambah Rektor Universitas Negeri Surabaya ini.

Haris mengatakan, integrasi UN-SNMPTN baru bisa berlaku selambat-lambatnya pada 2010.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau