Soal Haji, Hamas dan Fatah Kompak

Kompas.com - 07/11/2009, 02:17 WIB

GAZA, KOMPAS.com - Kendati berseteru secara politik, Hamas dan Fatah masih bisa bekerja sama. Hal itu nampak dari upaya mereka membantu ribuan warga setempat untuk menjalankan ibadah haji. Pada Jumat (6/11), ratusan warga Palestina di Gaza mulai berangkat ke Mekah.  

Untuk kepentingan ini, kedua organisasi tersebut menyetujui 4.500 orang melaksanakan ibadah haji. Israel juga bekerja sama dengan membolehkan pengiriman vaksin ke Gaza untuk virus flu H1N1, guna melindungi jemaah dari penyakit tersebut, dan suntikan dilaksanakan ketika jemaah masuk Mesir melalui perlintasan Rafah di ujung selatan jalur itu.
    
Tahun lalu warga Palestina dari Gaza tidak dapat melakukan ibadah haji karena perselisihan antara kedua gerakan politik penting Palestina itu. Kelompok Islam Hamas merebut kekuasan jalur pantai miskin itu pada 2007 dan mengusir para aggota kelompok sekuler Fatah.
    
Kedua kelompok itu dalam setahun terakahir tidak berusaha untuk mendamaikan perbedaan mereka atau bahkan menyetujui mengenai jadwal langkah-langkah ke arah berakhirnya. Namun pemerintah yang dipimpin-Fatah di Tepi Barat dan pemerintah Hamas di Gaza ini kini telah berusaha untuk menyetujui daftar nama untuk diajukan pada pemerintah Arab Saudi yang menyelenggarakan ibadah haji.

Sami Abdallah, 34, menyatakan ia mengharapkan kerja sama Hamas-Fatah dapat membantu sebagai model untuk menyebuhkan pembelahan politik yang telah memecah-belah Palestina. "Saya minta mereka untuk mengakhiri pembagian itu atau membiarkan kami sendiri," tegas Abdallah, yang menyertai ibunya dalam ibadah haji itu.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau