Antasari: Anggoro Tak Pernah Serahkan Bukti Suap

Kompas.com - 08/11/2009, 20:34 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Mantan Ketua KPK Antasari Azhar mengatakan sempat menemui Dirut PT Masaro Radiokom Anggoro Widjojo di Singapura. Pertemuan tersebut dilakukan Antasari untuk menyelidiki dugaan  suap kepada Pimpinan KPK. Namun demikian, Antasari mengatakan, tidak ada bukti konkrit yang diserahkan Anggoro kepada dirinya.

"Bukti- bukti secara kongkrit KUHP tidak ada," ujar Antasari Azhar seusai diperiksa oleh Tim Delapan di Gedung Wantimpres, Minggu (8/11).

Namun, kata Antasari, ada dua nama yang muncul dalam pembicaraan mereka, yakni Toni dan Ary Muladi. "Tidak ada nama Yulianto, atau Anggodo Anggodo. Walaupun katanya Toni itu Anggodo tapi masih belum jelas. Apa yang saya dengar waktu itu adalah testimoni Anggoro kepada saya," katanya.

Belakangan, berdasarkan pemutaran rekaman KPK di MK, diketahui sosok Toni sesungguhnya adalah Anggodo Widjojo, adik Anggoro Widjojo.

Antasari juga menyampaikan bahwa dirinya tidak bisa menyatakan apakah ada orang yang memanfaatkan testimoni tersebut. Menurutnya, kemungkinan pemanfaatan tersebut sekarang menjadi wilayah penyelidikan Tim Delapan. "Itu yang sekarang dikerjakan Tim Delapan," kata dia.

Dalam kesempatan tersebut, Antasari juga berharap kepada publik agar kasus ini jangan berisi dugaan-dugaan dan asumsi yang tidak berdasar. Kalau ada petinggi-petinggi yang secara hukum memang terbukti terlibat, kata dia, maka harus diterima dengan lapang dada. "Tahan diri dan jangan berasumsi-asumsi," tandasnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau