MILAN, KOMPAS.com — Pelatih Inter Milan Jose Mourinho mengaku kecewa dengan timnya saat menjamu AS Roma dan ditahan 1-1 di Giuseppe Meazza, Minggu atau Senin (9/11) dini hari WIB. Secara keseluruhan, dia juga kecewa dengan jalannya pertandingan. Menurutnya, ini seperti three in one dalam satu lapangan.
"Kita menyaksikan tiga tim tampil dalam satu lapangan malam ini. Tim pertama ingin menang, tapi gagal (AS Roma). Tim kedua tak ingin menang sehingga tampil buruk. Adapun tim ketiga menerima tiupan peluit (wasit) sampai sekitar 50 kali," kata Mourinho.
Mourinho menilai, wasit terlalu aktif meniup peluit. Terkadang, dia mengambil keputusan berlebihan. Seolah, dia pun ikut bermain sehingga pertandingan banyak terganggu.
"Meraih satu poin di kandang bukan suatu drama dan itu memang kemajuan. Tetapi, secara keseluruhan, saya tidak menyukai pertandingan ini," sesal Mourinho.
Mourinho juga menyesalkan, timnya tertinggal lebih dulu. Beruntung, Samuel Eto'o mampu menyamakan kedudukan.
"Saya suka mendapat satu poin karena Roma bermain dengan kualitas tinggi. Saya sudah menduga pertandingan ini akan sulit. Maka, saya menurunkan pemain-pemain yang segar di lini tengah. Tapi, permainan kami tetap buruk. Ini pertandingan yang sebenarnya kedua tim tak layak menang," katanya.
Mourinho menambahkan, "Setelah babak pertama, kami memperbaiki diri. Sementara itu, Roma memiliki beberapa serangan balik. Tapi, pertandingan terlalu banyak berhenti. Wasit harusnya memberi tambahan waktu enam atau tujuh menit. Tapi, dia malah hanya memberi tiga menit."
"Hasil seri memang normal untuk kedua tim besar yang bertarung. Tapi, saya tak suka dengan penampilan kedua tim. Jika ada pemain yang sudah merasa bahagia dengan hasil seri ini, maka dia tak punya ambisi," ungkapnya. (SKY)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang