Indonesia Ekspor Kawasaki KLX150

Kompas.com - 09/11/2009, 14:19 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Kondisi yang bagus dari pasar kendaraan bermotor roda dua di Indonesia membuat pihak prinsipal menunjuk Indonesia sebagai basis produksi sekaligus pengekspor. Contohnya, PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) sudah menambah varian untuk menyokong kinerja ekspor mulai bulan lalu. ATPM motor Kawasaki di Tanah Air itu sudah mulai mengekspor salah satu produk unggulan KLX ke Malaysia dan Filipina. Pengiriman perdana dilakukan pada Oktober 2009 sebanyak 500 unit ke kedua negara tersebut.

General Manager National Sales PT Kawasaki Motor Indonesia (KMI) Freddyanto Basuki mengatakan, permintaan KLX di pasar ASEAN mulai tumbuh. Indonesia diminta untuk bisa memenuhi permintaan ini. "Pengiriman dalam CKD (compleately knocked-down atau terurai) sekitar 75 persen berasal dari Indonesia, sisanya mereka menggunakan supplier lokal, seperti aki, ban, velg, dan lainnya. Nilai ekspor itu sekitar 5 juta dollar AS untuk kedua negara," ujar Freddy kepada Kompas.com, Senin (8/11).

Hingga akhir tahun, Freddy mengatakan bahwa total KLX yang akan diekspor dari Indonesia 1.500 unit dengan negara tujuan ekspor yang sama. Secara total, pada kinerja ekspor tahun ini, KMI menargetkan akan mengekspor sekitar 7.000 unit ke negara tetangga.

"Sepanjang tahun ini, CKD Athlete saja sudah sekitar 5.000 unit, sementara ekspor dalam CBU (Athlete) 200 hingga 300 unit, ditambah lagi KLX yang baru mulai bulan lalu. Ya dijumlah saja," papar Freddy.

Bulan lalu, penjualan motor yang identik dengan warna hijau muda ini juga tumbuh positif 6,25 persen menjadi 4.314 unit dari bulan sebelumya. Dengan jumlah itu, sepanjang sembilan bulan pertama tahun 2009, KMI berhasil mengukuhkan penjualan menyeluruh sebanyak 47.895 unit.

ATPM menargetkan penjualan 2009 bisa menyentuh 80.000 unit. Namun, tampaknya hal itu masih jauh dari target. Mampukah KMI mewujudkan?

"Angka 80.000 unit kan plafon atas. Artinya, ada target di plafon bawah yakni 60.000 (unit). Jadi, kinerja kita tahun ini akan berada di antara dua angka tersebut," tutup Freddy.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau