Tak Punya Rahim, Masih Bisakah Punya Anak?

Kompas.com - 10/11/2009, 13:49 WIB

KOMPAS.com — Saya wanita berusia 24 tahun dan tidak pernah mengalami menstruasi. Sewaktu saya berusia 17 tahun saya menemui dokter kandungan saya dan ia menyatakan bahwa saya tidak memiliki rahim sehingga tidak mendapatkan menstruasi. Saya pun dinyatakan tidak akan bisa hamil dan bila mau berhubungan seksual harus membuat liang vagina.  Apakah maksudnya itu? Sekarang saya memiliki seorang pacar dan kami akan menikah. Saya tetap ingin menjadi seorang ibu, benarkah saya tidak bisa hamil? Adakah cara agar saya bisa hamil? Saya merasa sedih sebagai seorang wanita.

K di J

Mbak K yang baik,
Saya turut bersimpati atas kondisi Mbak K. Kondisi ini disebut agenesis vagina atau juga dikenal dengan Sindrom Mayer-Rokitansky-Kuster-Hauser (MRKH). Kejadian ini bisa terjadi 1 dari 4.000 wanita. Hal ini disebabkan perkembangan yang kurang baik pada saat masih di dalam kandungan sehingga rahim dan bagian vagina tidak terbentuk dengan baik. Meskipun pubertas yang dialami wanita yang mengalami kelainan ini pada umumnya masih normal seperti tumbuhnya rambut kemaluan dan payudara yang membesar, biasanya wanita ini tidak mengalami periode menstruasi.

Dari luar, bentuk area genital wanita ini terlihat normal, akan tetapi jika diperiksa lebih seksama, vagina di bagian dalamnya biasanya sangat sempit dan pendek. Biasanya pada kelainan ini meskipun rahim tidak ada, indung telur masih ada.

Hubungan seksual
Sebelum Anda melakukan hubungan seksual, kebanyakan wanita dengan agenesis vagina harus melakukan prosedur untuk memperpanjang liang vagina. Hal ini bisa dilakukan dengan metode dilatasi, di mana seorang wanita akan diajarkan untuk memperbesar liang vaginanya dengan cara memasukkan sebuah dilator yang dibantu dengan pengawasan dokter ahli dan perawat. Hal ini bisa berlangsung hingga berbulan-bulan untuk mencapai kedalaman vagina yang cukup dan lebih lebar sehingga memungkinkan terjadinya intercourse.

Lalu, selain memakai metode dilatasi Anda pun bisa memakai prosedur operasi untuk memperpanjang vagina, proses ini agak sedikit lebih rumit untuk dilakukan. Konsultasikanlah dengan dokter kandungan Anda untuk pilihan ini.

Mempunyai anak
Lalu untuk masalah anak, sayang sekali Anda tidak bisa mengalami kehamilan dan mendapatkan menstruasi. Namun, jangan bersedih, masih ada cara lain untuk mendapatkan anak karena indung telur Anda masih ada, sel telur dan sperma bisa dipersatukan dengan teknik in vitro atau kita kenal dengan bayi tabung dan ditanamkan ke surrogate mother atau ibu pengganti yang bersedia memberikan rahimnya sementara untuk mengandung demi Anda berdua. Anak itu tetaplah buah cinta dari Anda dan suami Anda nantinya.

Masalah emosional
Ini salah satu yang terjadi pada diri Anda sekarang. Anda bisa saja merasa stres dan ini bisa berlangsung hingga bertahun-tahun, dari rasa frustrasi hingga kesedihan yang berkepanjangan. Namun, jangan lupa Anda tidaklah sendiri. Berbagilah dengan orangtua Anda karena yang sedih bukan hanya Anda, tapi juga orangtua. Jika perlu sediakan waktu untuk konsultasi dengan yang ahli dalam menangani masalah psikologi yang Anda alami.

dr Intan Airlina Febiliawanti

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau