ROMA, KOMPAS.com - Pelatih Inter Milan, Jose Mourinho, dengan pelatih AS Roma, Claudio Ranieri, semakin menenggelamkan diri dalam konflik. Kali ini, Ranieri yang mencoba menggugah emosi Mourinho dengan menuding bahwa Mourinho memiliki mata-mata untuk memuaskan nafsunya bergosip.
Mourinho memang terkenal dengan pernyataan-pernyataan yang kontroversial. Dia tidak segan untuk mengeluarkan pernyataan pedas terhadap orang-orang yang "mengusiknya". Pada musim ini saja, Muorinho telah terlibat perang mulut dengan pelatih timnas Italia, Marcello Lippi, dan arsitek Juventus, Ciro Ferrara.
Kali ini, gara-gara mulutnya Mourinho kembali bersitegang dengan Claudio Ranieri. Asal-muasal perseteruan kedua pelatih terjadi setelah duel antara Inter Milan kontra AS Roma yang berakhir imbang 1-1 dalam lanjutan Serie-A, Minggu atau Senin (8/11) dini hari WIB. Ternyata hasil imbang ini sangat mengecewakan bagi Mourinho. Dia pun langsung mengkritik timnya, AS Roma, dan wasit.
Mourinho menilai Roma melakukan sepak bola negatif pada duel tersebut. Selain itu, pelatih asal Portugal tersebut menyerang Ranieri dengan mengatakannya cengeng karena terus mengeluh.
Kontan pernyataan tersebut membuat Ranieri naik pitam. Dia menuding Mourinho memiliki mata-mata yang membuatnya selalu siap melakukan konfrontasi saat wawancara.
"Mourinho selalu mengirim seseorang untuk mendengarkan kata-kata orang lain, lalu melaporkannya kembali kepadanya sehingga dia selalu siap saat diwawancarai," ungkap Ranieri.
"Dia lebih baik diam ketimbang bicara sesuatu. Di akhir laga saya tak ingin berbicara apa-apa, tapi saat mendengar dia menuduhku cengeng dan bilang wasit juga terlalu cerewet mengenai sejumlah pelanggaran, saya tak bisa diam saja," imbuhnya. (FBI)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang