Menyedihkan! Sony Disingkirkan Pemain Kualifikasi

Kompas.com - 11/11/2009, 21:30 WIB

HONGKONG, Kompas.com - Menyedihkan! Tunggal putra Indonesia Sony Dwi Kuncoro, langsung tersingkir di babak pertama Hongkong Terbuka Super Series. Padahal, dalam laga perdananya di Queen Elizabeth Stadium, Rabu (11/11), juara Indonesia Terbuka 2008 tersebut "hanya" bertemu pemain kualifikasi asal Thailand, Tanongsak Saensomboonsuk.

Dalam duel selama 55 menit, Sony menyerah 13-21, 21-19, 16-21. Dengan demikian, tunggal putra Indonesia yang tersisa di turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini adalah unggulan kelima Taufik Hidayat, rekan setim Sony di Pelatnas, Simon Santoso, serta pemain PB Djarum Kudus Dionysius Hayom Rumbaka.

Namun sudah bisa dipastikan, antara Taufik dan Simon pasti tersingkir di babak kedua. Pasalnya, Taufik yang merupakan mantan pemain Pelatnas ini, harus saling "membunuh" dengan Simon, untuk memperebutkan tiket ke perempat final. Sementara itu, Dionysius bertemu pemain tangguh dari Taiwan, Hsieh Yu Hsin.

Kegagalan Sony ini tentu saja sangat menyesakkan. Bagaimana tidak, Sony sudah mendapat "keuntungan" karena tunggal utama China, Lin Dan, yang mesti menjadi lawannya di babak pertama ini mengundurkan diri, sehingga dia "diberi" lawan enteng yang lolos dari babak kualifikasi. Tetapi, performanya justru anjlok sehingga langsung tersingkir.

Di set pertama, Sony tak berdaya menghadapi agresivitas Tanongsak. Pemain Thailand tersebut tampil menyerang sejak awal, sehingga dia terus memimpin perolehan poin. Meski sempat terjadi pertarungan sengit, tetapi selepas skor 12-12, Tanongsak melejit dan hanya sempat kehilangan satu poin sebelum menang 21-13.

Tak ingin dipecundangi pemain kurang terkenal, Sony bangkit di set kedua. Kali ini dia terus memimpin perolehan poin, meskipun Tanongsak terus menempel ketat sampai skor 18-18, sampai akhirnya Sony bisa menambah tiga poin lagi untuk menang 21-19, sekaligus memaksa rubber game.

Di set penentuan, lagi-lagi Sony keteteran. Terbukti, lawan sempat unggul jauh dengan skor 13-7. Meskipun sempat mengejar dan balik unggul 16-15, Sony tak mampu meredam semangat Tanongsak. Pasalnya, setelah skor tersebut Tanongsak yang menyapu bersih enam angka tersisa untuk menang 21-16 dan berhak maju ke babak kedua untuk bertemu Kenichi Tago. Pemain Jepang ini lolos setelah menang 16-21, 21-19, 21-14 atas pemain Malaysia, Wong Choong Hann.

Dengan demikian, secara keseluruhan sudah empat wakil Pelatnas Cipayung yang tersingkir di babak pertama ini. Sebelumnya, ganda putra Mohammad Ahsan/Bona Septano menyerah dari seniornya non-Pelatnas, Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan, serta dua tunggal putri, Maria Kristin Yulianti dan Adriyanti Firdasari, juga tak mampu melewati adangan lawan-lawannya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau