Rooney: Inggris Tak Sebaik Brasil

Kompas.com - 13/11/2009, 03:14 WIB

DOHA, KOMPAS.com — Penyerang Inggris, Wayne Rooney, menilai Brasil sebagai tim terbaik dunia. Menurutnya, dengan kemampuan saat ini, Inggris belum mampu mengalahkan Brasil. Ia pun mendesak rekan-rekannya untuk meningkatkan kualitas permainan bila ingin menjuarai Piala Dunia 2010 Afrika Selatan.

Pernyataan itu berkaitan dengan rencana duel Inggris dan Brasil dalam laga persahabatan di Doha, Sabtu (14/11). Mengingat Brasil merupakan juara lima kali Piala Dunia dan Inggris adalah salah satu kandidat juara Piala Dunia 2010, duel itu akan menjadi simulasi pertarungan sesungguhnya tahun depan.

Karenanya, meski tak memperebutkan gelar apa-apa, Rooney ingin skuadnya bermain layaknya dalam laga besar. Ia pun berharap Brasil tak sungkan memberikan pelajaran kepada Inggris. Menurutnya, apa pun hasil laga itu, itu akan menjadi acuan Inggris untuk menyiapkan diri menghadapi putaran final tahun depan.

Lebih jauh Rooney mengatakan, Inggris memang membutuhkan kemenangan atas Brasil untuk mendongkrak kepercayaan diri. Namun, lebih penting dari itu, Inggris harus bermain sportif dan jujur. Karena hanya dengan cara itu, Inggris mengetahui kualitas diri yang sesungguhnya.

"Tentu saja kami memiliki peluang. Namun, ada banyak kerja berat yang harus diselesaikan dan ada banyak hal harus ditingkatkan bila kami ingin menjuarai (Piala Dunia). Kami harus memainkan sepak bola yang bagus bila mau menang," tegasnya.

"Hasil kami di babak kualifikasi lebih baik ketimbang (pencapaian) Brasil di laga persahabatan. Kami mengalahkan Jerman. Namun, Brasil adalah tim nomor satu di dunia dan (pertandingan persahabatan) ini merupakan pertandingan besar bagi kami," tambahnya. (SUN)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau