Markas Intelijen Pakistan Dihajar Bom Mobil

Kompas.com - 13/11/2009, 12:03 WIB

PESHAWAR, KOMPAS.com — Sebuah bom mobil yang merupakan bom bunuh diri meledak di luar kantor intelijen di kota Peshawar, Pakistan barat laut, Jumat pagi. Beberapa orang dipastikan tewas. Namun, jumlah korban tewas masih simpang siur.

Kantor berita Reuters yang mengutip keterangan para saksi mata dan pejabat lokal melaporkan, korban tewas sedikitnya lima orang dan yang terluka 20 orang. Sementara itu, AP melaporkan bahwa korban tewas tujuh orang dan korban luka mencapai 35 orang.

Sasaran ledakan itu adalah markas besar Dinas Antar-Intelijen atau Inter-Services Intelligence (ISI) Pakistan di Peshawar. Markas intelijen itu rusak berat. Asap besar menjulang ke udara dan reruntuhan bangunan berserakan di daerah sekitarnya. Bangunan itu nyaris hancur. Sebanyak satu gedung militer lain di seberang jalan juga rusak berat.

Kelompok militan telah melancarkan sejumlah serangan bom mobil berskala besar di Peshawar sejak tentara Pakistan mulai menyerang kantong-kantong Taliban pada 17 Oktober lalu. Tentara Pakistan melancarkan operasi militer di Waziristan Selatan, wilayah yang berbatasan dengan Afganistan dan merupakan tempat suku Pashtun, untuk memerangi anggota militan Taliban.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau