PESHAWAR, KOMPAS.com — Sebuah bom mobil yang merupakan bom bunuh diri meledak di luar kantor intelijen di kota Peshawar, Pakistan barat laut, Jumat pagi. Beberapa orang dipastikan tewas. Namun, jumlah korban tewas masih simpang siur.
Kantor berita Reuters yang mengutip keterangan para saksi mata dan pejabat lokal melaporkan, korban tewas sedikitnya lima orang dan yang terluka 20 orang. Sementara itu, AP melaporkan bahwa korban tewas tujuh orang dan korban luka mencapai 35 orang.
Sasaran ledakan itu adalah markas besar Dinas Antar-Intelijen atau Inter-Services Intelligence (ISI) Pakistan di Peshawar. Markas intelijen itu rusak berat. Asap besar menjulang ke udara dan reruntuhan bangunan berserakan di daerah sekitarnya. Bangunan itu nyaris hancur. Sebanyak satu gedung militer lain di seberang jalan juga rusak berat.
Kelompok militan telah melancarkan sejumlah serangan bom mobil berskala besar di Peshawar sejak tentara Pakistan mulai menyerang kantong-kantong Taliban pada 17 Oktober lalu. Tentara Pakistan melancarkan operasi militer di Waziristan Selatan, wilayah yang berbatasan dengan Afganistan dan merupakan tempat suku Pashtun, untuk memerangi anggota militan Taliban.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang