TOKYO, KOMPAS.com — Pabrikan mobil terbesar di Jepang, Toyota, berencana mengganti baterai pada Toyota Prius hybrid yang akan dipasang pada sedan baru yang dipasarkan akhir 2010. Saat ini, mobil hibrida terlaris di Jepang ini masih menggunakan baterai nickel-metal hydride. Nantinya, baterai sebelumnya akan digantikan dengan baterai lithium-ion. Demikian dikutip koran lokal Jepang, Yoimiuri.
Sampai berita ini dinaikkan, pihak Toyota Motor Corp (TMC) belum mau memberikan klarifikasi mengenai rencana tersebut. Yoimuri menuliskan, Prius baru tersebut akan dijual seharga 2 juta yen (sekitar 22.000 dollar AS) per unit.
Toyota masih memimpin penjualan mobil hybrid di dunia. Begitu juga di Jepang karena ada insentif dari pemerintah. Dengan baterai baru yang lebih bertenaga dan lebih hemat, hal itu mampu memperkuat posisi Prius dibanding rival utamanya, Honda Motor Co, yang mengusung Insight.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang