JAKARTA, KOMPAS.com — Setiap Jumat sore hingga malam, lalu lintas Jakarta sudah sangat macet. Ditambah hujan deras yang turun sekitar satu jam, Jumat (13/11) sore ini, kemacetan di sebagian besar ruas jalan Jakarta semakin parah.
Di radio-radio, banyak pengguna jalan mengeluhkan kemacetan yang luar biasa parah. Di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat, misalnya, seorang pendengar mengaku terjebak kemacetan hampir satu setengah jam. Padahal, perempuan itu sedang dalam keadaan sakit akibat jatuh, dan rencananya ingin berobat ke dokter.
Dengan nada mengeluh, dia mengaku sedang kesakitan, tetapi mobil yang ditumpanginya sama sekali tak bisa bergerak. Ketika petugas di pusat pengendali lalu lintas Kepolisian Daerah Metro Jaya menginformasikan bahwa ada genangan di perempatan Matraman, dia hanya bisa pasrah.
Pasalnya, mobilnya sudah berada di lajur kiri akan mengarah ke Salemba-Matraman, mau berbelok ke Kramat Raya sudah tidak mungkin.
Genangan di perempatan Matraman memang menjadi salah satu sumber kemacetan di Jakarta petang ini. Genangan lain hampir terjadi di seluruh Jakarta. Di Gunung Sahari, Merdeka Barat, Merdeka Timur, MH Thamrin, Sudirman, Veteran-Bintaro, Jalan Sabang, Jalan Gatot Subroto, jalan tol dalam kota, TB Simatupang, dan lain-lain.
"Kalau volume memang rutinitas setiap Jumat malam luar biasa banyaknya, apalagi ditambah habis hujan," kata Bripka Haryadi, petugas TMC Polda Metro Jaya, saat dihubungi melalui telepon.
Khusus kemacetan di Jalan Sudirman, kemungkinan juga dipicu sejumlah genangan air seperti di depan Gedung Summitmas dan di depan Gedung Sampoerna Strategic Square, Karet. Sedangkan di Jalan MH Thamrin karena ada genangan tinggi di depan Sarinah.
TMC juga mendapat laporan genangan yang cukup tinggi di kolong tol sekitar Lebak Bulus yang mencapai 50 sentimeter. Bahkan, dilaporkan genangan hampir satu meter di kolong ruas jalan dari Antasari menuju Jalan TB Simatupang sehingga untuk sementara tidak bisa dilalui. Genangan air yang cukup tinggi juga di Perempatan Matraman dan Jalan Sabang.
Selain itu, TMC juga mencatat beberapa pohon tumbang akibat hujan deras, antara lain, di Kampus Budi Luhur, Ciledug, di Jalan Merdeka Selatan, dan di Pondok Kelapa.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang