Desember, Pasokan Listrik Bakal Bertambah 915 MW

Kompas.com - 13/11/2009, 19:09 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com- Pemerintah memastikan akan ada tambahan pasokan listrik sebesar 915 mega watt pada Desember nanti guna menjamin ketersediaan listrik pada tahun 2010. Pasokan listrik ini merupakan bagian dari proyek 10.000 mega watt tahap I yang dicanangkan pemerintah.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Hatta Rajasa merinci, pasokan listrik berasal dari pembangkit di Labuan sebesar 2 X 300 MW dan 1 unit pembangkit di Rembang, Jateng sebesar 315 MW yang dijadwalkan rampung Desember ini. "Akan ada 915 MW pada Desember 2009 nanti," kata Hatta, Jumat (13/11).

Dengan adanya tambahan pembangkit listrik ini, setidaknya warga tidak perlu was-was lagi terhadap ancaman pemadaman listrik seperti yang terjadi beberapa waktu terakhir ini.

Selain itu, dalam enam bulan kedepan diharapkan rampung sejumlah pembangkit lainnya, di antaranya di lokasi Suralaya 625 MW, Paiton660 MW, Rembang 315 MW, dan di Indramayu 330 MW. Hatta berharap, pada awal 2010 nanti akan ada tambahan pasokan listrik sebesar 2610 MW.

"Jadi awal 2010 akan masuk 2.610 MW. Terus tahun 2011 ada 5.819 MW, begitu terus hingga nanti pada 2013 rampung 10.000 MW tahap I," tuturnya. Dia juga optimistis proyek listrik 10.000 MW tahap II yang tengah disiapkan pemerintah akan berhasil.

Proyek ini akan dibangun lebih dari 9.900 MW dengan rincian di Jawa 4300 MW dan luar Jawa 5.600 MN. Bila pada proyek 10.000 tahap I pemerintah menugaskan PLN untuk membangun, namun untuk tahap II ini akan diberikan kesempatan kepada swasta untuk menjadi pengembang (Independent Power Producer/IPP).

"Tidak mungkin pengembangan pembangkit listrik dibebankan pada PLN sendiri, sehingga diperlukan swasta," tandas Hatta.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau