HONGKONG, KOMPAS.com — Ganda campuran Pelatnas Cipayung, Fran Kurniawan Teng/Pia Zebadiah Bernadet, mengakui kegagalan mereka saat melawan seniornya yang kini tak lagi di Pelatnas, Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa. Dalam duel babak perempat final Hongkong Terbuka Super Series, Jumat (13/11) di Queen Elizabeth Stadium, Fran/Pia menyerah 20-22, 21-18, 11-21.
Sebenarnya, Fran/Pia memiliki kesempatan untuk menang karena sempat memimpin di set pertama. Namun, ketika memasuki poin-poin kritis, mereka gagal sehingga Hendra AG/Vita yang menang. Kemudian, setelah menang di set kedua, performa Fran/Pia anjlok sehingga lawan yang sudah berpengalaman dan memiliki mental bermain yang lebih bagus, meraih kemenangan dengan cukup mudah.
Menanggapi kegagalan ini, Fran/Pia yang lolos ke perempat final setelah menyingkirkan pasangan Korea Selatan juara Olimpiade Beijing 2008, Lee Yong Dae/Lee Hyo Jung, mengaku salah strategi, di samping karena Hendra AG/Vita memang lebih baik dan berpengalaman. Mereka juga mengaku banyak belajar dari kesalahan-kesalahan yang dibuat, dan akan menjadi referensi untuk persiapan menghadapi turnamen-turnamen besar dan bergengsi tahun 2010.
"Bukan capek, tetapi memang pada game ketiga pola permainan kami berubah. Perubahan yang kami lakukan kurang tepat. Tapi kami mendapat pelajaran berharga dari pertandingan ini. Kami juga belajar sedikit-sedikit dari kekalahan untuk menghadapi tahun depan," kata Fran.
"Vita memang lebih baik dan berpengalaman, banyak pelajaran yang kami peroleh dari Vita," tambah Fran, yang bersama Pia tahun ini menjuarai Selandia Baru Terbuka.
Dengan keberhasilan ini, Hendra AG/Vita maju ke semifinal turnamen berhadiah 250.000 dollar AS ini, dan akan bertemu dengan Nova Widianto/Liliyana Natsir, dan akan menjadi partai ulangan final Perancis Terbuka awal bulan ini yang dimenangkan Nova/Liliyana.
Secara keseluruhan, Indonesia meloloskan tiga wakilnya ke semifinal. Selain dua pasangan tersebut yang harus saling "membunuh", Indonesia juga meloloskan ganda putra, Alven Yulianto Chandra/Hendra AG, yang membuat kejutan dengan menyingkirkan unggulan utama, Markis Kido/Hendra Setiawan.
Di semifinal, unggulan keenam ini bertemu pasangan Korsel juara Indonesia Open Super Series, Jung Jae Sung/Lee Yong Dae. Unggulan ketiga tersebut meraih tiket ke babak empat besar setelah menang 17-21, 21-16, 21-16 atas pasangan Inggris, Anthony Clark/Nathan Robertson.
- Jadwal semifinal Hongkong Terbuka, Sabtu (14/11):
Tunggal putra
(1) Lee Chong Wei (Malaysia) vs Bao Chunlai (China)
(3) Peter Hoeg Gade (Denmark) vs Kenichi Tago (Jepang)
Tunggal putri
(1) Wang Lin (China) vs (6) Jiang Yanjiao (China)
(3) Wang Yihan (China) vs Wang Xin (China)
Ganda putra
(7) Lars Paaske/Jonas Rasmussen (Denmark) vs (8) Choong Tan Fook/Lee Wan Wah (Malaysia)
(6) Alven Yulianto Chandra/Hendra Aprida Gunawan (Indonesia) vs (3) Jung Jae Sung/Lee Yong Dae (Korsel)
Ganda putri
(1) Chin Eei Hui/Wong Pei Tty (Malaysia) vs (3) Du Jing/Yu Yang (China)
(4) Ma Jin/Wang Xiaoli (China) vs (2) Cheng Shu/Zhao Yunlei (China)
Ganda campuran
(7) Hendra Aprida Gunawan/Vita Marissa (Indonesia) vs (3) Nova Widianto/Liliyana Natsir (Indonesia)
Robert Mateusiak/Nadiezda Kostiuczyk (Polandia) vs Fang Chieh Min/Wang Pei Rong (Taiwan)