JAKARTA, KOMPAS.com – Kendati penjualan Piaggio (baca: Piajo) dengan produknya yang sangat dikenal yaitu Vespa, mengalami penurunan tahun ini, namun ATPM dan distributornya tetap berusaha mengembangkan jaringannya tahun depan di Indonesia.
Hal tersebut dikemukakan Direktur Utama, PT Sentra Kreasi Niaga (SKN), Nugroho Tedjakusuma. di sela acara Piaggio Bazar dan “Ngumpul-ngumpul Klub Vespa”(Community Gathering) di Kebon Nanas, Jakarta Timur, kemaren. Anak perusahaan dari Sun Motor, untuk 2009 hanya menargetkan penjualan 380 unit. Turun 28,3 persen di banding tahun lalu, 530 unit. Penjualan terbanyak, 60 -70 persen, diraih Vespa Fly-150 dan LX-150.
Penurunan karena apresiasi nilai tukar rupiah terhadap euro yang ang menyebabkan harga jadi mahal.
Tambah Dealer
Tahun depan, target penjualan Piaggio di Indonesia 1.000 unit. "Jadi target kita cukup tinggi. Patokannya, pertumbuhan ekonomi yang membaik Indonesia yang makin membaik,” tukasnya.
Untuk itu mendukung target tersebut, jaringan distribusi diperlukan dengan menambah 5 dealer baru. Untuk ini, SKN bersama mitra melakukan investasi sekitara Rp 5 milliar.
Daerah baru yang akan dijangkau adalah Kalimantan dan Jawa Timur. "Dealer baru tersebutlah nyang berinvestasi dengan fasilitas 3S (sales, service, spare-part). Untuk biaya gedung saja, butuh dana sekaitar Rp 1 miliar," jelasnya.
Saat ini, Piaggio baru memiliki 11 dealer dengan fasilitas 3S di Jakarta, Bandung, Surabaya, Semarang, Denpasar dan Medan.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang