Foster Ancam Tinggalkan MU

Kompas.com - 16/11/2009, 05:15 WIB

MANCHESTER, KOMPAS.com — Kiper Manchester United (MU), Ben Foster, mengaku kecewa dengan pelitnya Sir Alex Ferguson untuk memberi tempat reguler baginya. Oleh karena itu, Foster mengancam akan meninggalkan Old Trafford pada bursa transfer kedua, Januari mendatang.

Saat bergabung dengan MU pada 2005, Foster amat bahagia karena klub ini salah satu klub terbesar di dunia. Namun, kebanggaan tersebut kian redup karena kiper asal Inggris ini lebih banyak berada di bangku cadangan daripada di bawah mistar. Fergie—sapaan Ferguson—lebih percaya terhadap ketangguhan Edwin Van der Sar.

Foster sempat mencoba bersabar untuk tampil di tim reguler. Dia pun mendapat kesempatan untuk menampilkan kebolehannya saat Van der Sar mengalami cedera pada pramusim. Kesempatan itu pun tidak disia-siakannya untuk tampil total. Sayangnya, penampilannya tidak membuat hati Fergie luluh. Fergie kembali menyimpannya saat Van der Sar telah pulih. Laga terakhir yang dilakoninya saat "Setan Merah" berhadapan dengan Barnsley pada 27 Oktober silam.

Foster mempunyai nasib berbeda di skuad "The Three Lions". Pelatih Fabio Capello lebih memercayainya untuk menjaga gawang Inggris. Sejauh ini Foster telah tampil sebanyak dua kali, saat Inggris berhadapan dengan Belarus dan Brasil. Menyikapi ini, Foster mengaku aneh dan tidak habis pikir dengan keputusan Fergie.

"Ini salah satu hal yang aneh. Aku pilihan ketiga bagi Manchester United saat ini, sebelum aku bermain untuk negaraku. Hal ini sangat menyedihkan duduk di bangku cadangan. Van der Sar salah satu kiper terbaik di dunia. Aku tidak bisa benar-benar pergi mengetuk pintu manajer dan mengatakan dia tidak melakukan tugasnya dengan baik," sesal Foster. (SKY)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau