AMSTERDAM, KOMPAS.com — Penyerang Belanda dan Arsenal, Robin van Persie, berencana terbang ke Balkan (Eropa tenggara) untuk menemui seorang dokter perempuan. Menurutnya, dokter itu punya resep pijat menggunakan cairan plasenta (belum dipastikan plasenta manusia atau binatang), yang bisa membantu mempercepat penyembuhan cederanya.
Van Persie mengalami cedera pergelangan kaki saat membela Belanda dalam duel persahabatan melawan Italia, Sabtu (14/11). Arsenal sudah mengonfirmasi, Van Persie kemungkinan akan absen selama enam pekan.
Van Persie tidak mau absen selama itu. Pasalnya, pada periode itu, Arsenal akan melakoni laga krusial melawan Chelsea dalam lanjutan Premier League. Hasil pertandingan ini akan menentukan langkah Arsenal ke puncak klasemen. Ia pun berusaha mencari metode penyembuhan paling efektif.
Akhirnya, Van Persie mendapat rekomendasi dari penyerang PSV Eindhoven, Danko Lazovic, untuk menemui seorang dokter perempuan di Balkan yang punya resep khusus untuk mengobati cedera Van Persie. Dokter ini pernah mengobati Lazovic dengan metode itu dan terbukti mujarab.
"Aku akan terbang ke Balkan untuk menemui seorang dokter perempuan yang membantu Lazovic. Ia merahasiakan metodenya, tetapi aku tahu ia memijat Anda menggunakan cairan dari plasenta," ungkap Van Persie.
"Aku akan mencoba. Itu tak sakit dan bila itu membantu, (maka akan meringankanku). Aku sudah menghubungi fisioterapis Arsenal dan mereka mengizinkanku melakukannya," tambahnya. (SUN)
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang