Ancelotti Ogah Gantikan Lippi

Kompas.com - 17/11/2009, 05:52 WIB

LONDON, KOMPAS.com — Pelatih Chelsea Carlo Ancelotti tak berminat menggantikan posisi Marcello Lippi sebagai pelatih tim nasional Italia seusai gelaran Piala Dunia 2010 Afrika Selatan. Menurutnya, selain terikat kontrak, masih banyak yang ingin ia raih bersama Chelsea.

Pernyataan Ancelotti berkaitan dengan rencana Federasi Sepak Bola Italia (FIGC) untuk mencari pelatih yang akan menggantikan Marcello Lippi seusai gelaran Piala Dunia 2010. FIGC ingin mendapat kepastian pengganti Lippi sebelum turnamen itu. Dengan begitu, mereka ingin menjamin kesinambungan program tim nasional.

"Kami harus tiba di Afrika Selatan dengan ide yang jelas (soal pelatih berikutnya), tanpa menjadikan hal ini sebagai hal utama," ujar Presiden FIGC Giancarlo Abete.

Ancelotti dan Fabio Capello merupakan calon kuat pengganti Lippi. Keduanya dinilai sebagai pelatih Italia paling sukses saat ini. Mengingat Capello terikat kontrak sebagai pelatih timnas Inggris, Ancelotti sangat diharapkan siap mengisi posisi itu.

Namun, FIGC sepertinya harus mencari kandidat di luar Capello dan Ancelotti. Pasalnya, meski berminat, Ancelotti mengaku masih ingin menikmati hari-harinya di Inggris.

"Saya baik-baik saja di London. Saya masih terikat kontrak dan mencintai segala hal yang berhubungan dengan klub ini, baik pendukung maupun sepak bola Inggris (secara umum). Hasil (kerja saya di Chelsea) tidak jelek. Di Premier League, kami telah memenangi 10 dari 12 pertandingan dan pemuncak (klasemen grup) di Liga Champions," ungkapnya.

Cukup wajar jika Ancelotti masih betah di Inggris. Pasalnya, Chelsea adalah klub non-Italia pertama yang dilatihnya. Sebelum ke Stamford Bridge, Ancelotti menangani AC Milan.

Sementara itu, setelah Piala Dunia 2010, Lippi dikabarkan akan menduduki posisi administratif di Juventus. Yang jelas, seusai pernyataannya, Lippi tak akan mau lagi melatih klub setelah tak lagi memimpin timnas. (FBI)

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau